Maxim sebut penerapan komisi 8 persen tingkatkan pendapatan pengemudi
Jakarta (ANTARA) - Maxim menyebut penerapan komisi aplikasi maksimal sebesar 8 persen memberikan dampak positif bagi mitra pengemudi ojek online (ojol) dengan meningkatnya porsi pendapatan yang diterima dari setiap pesanan perjalanan.
"Dari berbagai masukan yang kami terima, mitra driver (pengemudi) merasakan adanya peningkatan pendapatan setelah pemberlakuan komisi aplikasi 8 persen," kata Development Director Maxim Indonesia Dirhamsyah dalam keterangannya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Adapun Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online kini mengatur porsi pendapatan pengemudi ojol naik menjadi 92 persen dan aplikator mendapat bagian maksimal 8 persen.
Dirhamsyah menambahkan penerapan bagi hasil komisi 92:8 juga membuat pembagian pendapatan antara aplikator dan mitra pengemudi menjadi lebih berimbang sembari tetap mengedepankan keberlanjutan ekosistem layanan transportasi daring.
Baca juga: Maxim terapkan komisi aplikasi ojol delapan persen mulai 1 Juli
Pihaknya masih melakukan evaluasi untuk mengetahui secara pasti besaran peningkatan pendapatan pengemudi setelah kebijakan pembagian hasil tersebut diterapkan.
Dirhamsyah menjelaskan peningkatan pendapatan juga dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong mitra pengemudi untuk lebih aktif mengambil pesanan.
Menurutnya, komisi aplikasi 8 persen yang diterapkan Maxim, ditambah dengan performa dan pelayanan yang baik dari mitra pengemudi, membuka peluang untuk memperoleh lebih banyak pesanan dan pendapatan.
"Komisi aplikasi 8 persen yang telah diterapkan oleh Maxim, disertai dengan performa dan pelayanan prima dari mitra pengemudi, tentunya membuka peluang yang lebih besar bagi mitra pengemudi untuk mendapatkan order dan penghasilan yang lebih tinggi," katanya.
Peningkatan pendapatan tersebut juga mendorong mitra pengemudi meningkatkan kualitas layanan mereka seperti lebih responsif terhadap kebutuhan penumpang dan memperhatikan performa dalam menjalankan aktivitas di platform.
Dirhamsyah mengatakan Maxim akan terus menerima dan mengevaluasi masukan dari mitra pengemudi sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan.
Perusahaan juga berkomitmen menjaga standar pelayanan di tengah penerapan kebijakan baru serta mengembangkan sistem distribusi pesanan agar lebih efektif untuk mengurangi waktu tunggu dan memberikan peluang pendapatan yang lebih optimal, baik bagi pengemudi maupun platform.
"Kami akan terus mengumpulkan masukan dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebijakan ini memberikan manfaat yang optimal bagi mitra pengemudi," katanya.
Baca juga: Maxim gaet Yayasan Cheshire untuk layanan lebih inklusif disabilitas
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan-Maxim mendukung mitra miliki jaminan sosial
Baca juga: Maxim serahkan BHR kepada 50 ribu lebih mitra pengemudi
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.