REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Hollywood Sandra Bullock mengungkap pengalaman pribadinya menghadapi kerontokan rambut akibat stres. Aktris berusia 62 tahun itu mengaku pernah mengalami kerontokan parah sebanyak dua kali sepanjang hidupnya.

Pengakuan itu disampaikan Bullock saat berbincang dengan sahabat lamanya, Jennifer Aniston, untuk majalah Interview. Keduanya berbicara dalam rangka mempromosikan film terbaru Bullock, Practical Magic 2.

"Saya pernah dua kali mengalami kerontokan rambut akibat stres, jadi saya sangat beruntung rambut saya tumbuh kembali," kata Bullock.

Bintang yang dikenal dengan rambutnya yang tebal dan panjang itu kemudian mengaitkan kondisi rambutnya dengan faktor genetik dari keluarga. "Ini juga berkat nenek saya yang berasal dari Jerman. Rambutnya sangat tebal dan lebat. Saya mendapatkan gen itu," kata dia.

Meskipun Sandra menganggap faktor genetik berperan dalam pemulihannya, para ahli medis mencatat bahwa kerontokan yang dipicu oleh tekanan fisik atau emosional disebut juga sebagai telogen effluvium. Menurut Cleveland Clinic, ketika tubuh mengalami peningkatan stres atau lonjakan hormon kortisol. sejumlah besar folikel rambut dapat terdorong lebih cepat masuk ke fase istirahat. Setelah itu, rambut akan mengalami fase kerontokan.

Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan tidak hanya dialami oleh selebritas. Namun, pemulihan pada setiap orang dapat berbeda-beda dan membutuhkan waktu, terutama ketika faktor pemicu kerontokan belum ditangani.

Dokter spesialis kulit di Traya Health, dr Kalyani Deshmukh, mengatakan, menjaga kesehatan rambut tidak cukup hanya dengan mengandalkan produk yang digunakan pada rambut atau kulit kepala. Menurutnya, kesehatan rambut juga sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh secara menyeluruh, termasuk pola makan, kecukupan nutrisi, kualitas tidur, hormon, dan tingkat stres.

Untuk melindungi folikel rambut dan mendorong pertumbuhan kembali yang optimal, dr Deshmukh mengungkap beberapa langkah penting yang bisa dilakukan baik darì dalam maupun luar tubuh. Berikut rinciannya seperti dilansir laman Hindustan Times, Jumat (11/9/2026):

1. Cukupi kebutuhan protein

Serat rambut terutama tersusun dari keratin. Mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi seperti telur, lentil, kacang-kacangan, dan kedelai menyediakan bahan dasar yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut baru.