Mirza ajak masyarakat gelar shalat istisqa

Kamis, 10 September 2026 13:46 WIB

Image Print

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberi sambutan dalam kegiatan salat istisqa bersama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Bandarlampung, Kamis (10/9/2026). ANTARA/HO-Pemprov Lampung.

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat di wilayahnya menggelar shalat istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kemarau panjang dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Provinsi Lampung.

"Melalui shalat istisqa ini menjadi amalan bagi semua masyarakat di Lampung. Kalau kita melakukannya secara bersama-sama, hati masyarakat Lampung menjadi satu, semangatnya satu, dengan tujuannya sama," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan doa yang dipanjatkan secara bersama-sama hari ini dapat menjadi bentuk ikhtiar agar hujan dapat segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

"Kami mendorong pelaksanaan shalat istisqa tidak hanya dilakukan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga di masjid, mushalla, dan pondok pesantren di seluruh Lampung," katanya.

Dia melanjutkan semakin banyak masyarakat yang berdoa dan bermunajat secara bersama-sama, diharapkan semakin besar pula harapan agar doa tersebut dikabulkan.

"Semakin banyak yang berdoa, kita berharap ada satu doa yang dikabulkan," ucap dia.

Menurut dia, masyarakat Lampung saat ini sedang menghadapi dua kondisi, yakni kemarau panjang dan adanya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut mulai berdampak pada ketersediaan air, pertanian, kesehatan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Sumber-sumber air mulai mengering, lahan-lahan pertanian kekurangan pasokan air, debu serta panas ekstrem mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari," tambahnya.

Ia mengatakan pemerintah bersama berbagai pihak tetap melakukan langkah mitigasi untuk menghadapi persoalan tersebut.

"Upaya itu mencakup penanganan dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau, kekeringan dan kebakaran, sekaligus penyampaian informasi serta imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan," ujar dia.

Dia juga mengingatkan bahwa berbagai upaya pemerintah dan masyarakat memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, perlu diiringi dengan doa dan introspeksi diri. Dan ia mengajak masyarakat menjadikan shalat istisqa sebagai momentum untuk memperbanyak memohon ampun, memperbaiki amal, serta memperkuat ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Shalat istisqa yang dilaksanakan hari ini bukan semata-mata tentang memohon turunnya hujan. Ini adalah momen bagi kita untuk menundukkan hati, memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala kekhilafan," ucap dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Lampung ajak masyarakat gelar shalat istisqa

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.