NasDem Samarinda bulat dukung Saefuddin Zuhri maju Pilkada - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Samarinda, Kalimantan Timur, secara bulat menyatakan dukungan penuh kepada Saefuddin Zuhri untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.
Ketua DPD Partai NasDem Samarinda Joha Fajal di Samarinda, Kamis, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah menggelar rapat bersama 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem se-Samarinda pada Rabu (9/9) malam.
"Berdasarkan aspirasi arus bawah dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, pengurus sepakat mendorong kader internal terbaik kami, Saefuddin Zuhri, untuk melanjutkan estafet kepemimpinan kota," kata Joha.
Langkah politik ini, lanjut dia, juga didasari oleh aturan konstitusi di mana Wali Kota petahana Andi Harun akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode, sehingga tidak dapat mencalonkan diri kembali.
Joha menilai Saefuddin Zuhri memiliki rekam jejak yang sukses selama mendampingi Andi Harun sebagai Wakil Wali Kota Samarinda dalam dua tahun terakhir.
Keberhasilan penyelarasan program pembangunan kota tersebut menjadi poin krusial bagi partai untuk mengusungnya ke kursi nomor satu di Samarinda.
"Pak Andi Harun sudah dua periode dan secara otomatis tidak ikut lagi. Karena keberhasilan Pak Saefuddin Zuhri mendampingi Wali Kota dianggap sangat berhasil, maka kami sepakat mendorongnya maju," ujarnya.
Ia menegaskan kesepahaman bulat dari seluruh pengurus DPC ini akan diteruskan secara berjenjang ke tingkat wilayah hingga ke tingkat pusat.
Saat ini, DPD NasDem Samarinda bersiap melakukan komunikasi politik intensif sembari menunggu instruksi resmi berupa surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
"Kami menyatukan suara sejak dini agar pada saat ada perintah dari DPP, seluruh kader sudah satu suara. Untuk kader internal NasDem, hanya ada satu nama yang kami dorong, yaitu Saefuddin Zuhri," ucap Joha Fajal.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.