Pangkalpinang berikan pelatihan kerja kepada 55 peserta - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang memberikan pelatihan kerja kepada 55 peserta hingga mendapatkan sertifikat agar mampu bersaing di pasar kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang Amrah Sakti di Pangkalpinang, Jumat, mengatakan sebanyak 55 peserta itu dibagi dalam tiga bidang pelatihan, yakni junior make up artist (MUA) sebanyak 20 orang, digital marketing atau pemasaran digital 20 orang, dan coffee roasting atau penyangraian kopi sebanyak 15 orang.
"Ini salah satu upaya serius pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar lebih siap memasuki pasar kerja maupun mengembangkan usaha mandiri," katanya.
Pelatihan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2026 dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
Pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi serta Peraturan Wali Kota Pangkalpinang Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Menurut dia, pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang kerja maupun mengembangkan usaha mandiri. Selain itu, peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menunjang proses pencarian kerja.
"Pelatihan ini juga menjembatani para pencari kerja dengan instruktur berpengalaman yang memiliki sertifikat kompetensi," ujarnya.
Disnaker Pangkalpinang juga melakukan penilaian terhadap pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja peserta melalui tahapan uji kompetensi.
Dari 80 orang yang mendaftar, sebanyak 55 peserta dinyatakan lolos setelah mengikuti tes seleksi dan wawancara.
Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan yang digelar mulai 7 hingga 28 Oktober 2026, Disnaker menghadirkan instruktur yang berpengalaman sesuai bidang masing-masing dari beberapa lembaga mitra.
Pelatihan Junior MUA melibatkan instruktur dari Lembaga Kursus Astari, Digital Marketing dari LPK Atma Luhur, dan Coffee Roasting dipandu roaster profesional bersertifikat SCA CSP Roasting Intermediate dari Focus Coffee Roasting.
Dalam hal uji kompetensi, lanjut dia, sebanyak 36 peserta akan mengikuti uji kompetensi formal pada 3 hingga 4 November 2026 untuk memperoleh sertifikat keahlian sesuai standar kompetensi yang ditetapkan.
Para peserta uji kompetensi tersebut, terbagi dalam 12 peserta junior MUA mengikuti uji kompetensi di Lembaga Kursus Astari yang bekerja sama dengan LSP Katalia, 12 peserta digital marketing menjalani pengujian di LPK Atma Luhur melalui kerja sama dengan LSP Teknologi Rekayasa dan Informatika dan 12 peserta pelatihan coffee roasting akan menjalani pengujian performa kerja yang difasilitasi Disnaker Kota Pangkalpinang yang bekerja sama dengan Budi Daya Kopi Berkelanjutan.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Try Mustika
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.