Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:20 WIB

VIVA – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Di bawah kepemimpinan M. Herindra, PB ESI menargetkan penguatan pembinaan atlet, tata kelola organisasi, serta pengembangan industri esports nasional.

Baca Juga

Herindra yang kembali dipercaya menjabat Ketua Umum PB ESI menegaskan, kemajuan esports Indonesia membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurut dia, pengembangan olahraga elektronik tidak bisa hanya mengandalkan satu organisasi, tetapi harus melibatkan pemerintah, dunia olahraga, industri kreatif, dan ekosistem digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Esports bukan lagi urusan satu organisasi, tetapi kolaborasi bersama pemerintah, dunia olahraga, industri kreatif, dan ekosistem digital bangsa," kata Herindra di Hallf Pati Unus, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga

Dia menilai, prestasi yang telah diraih atlet esports Indonesia di berbagai kompetisi internasional menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi olahraga tersebut. Terlebih, Indonesia memiliki bonus demografi yang besar dengan mayoritas penduduknya akrab dengan teknologi digital.

"Pelantikan ini adalah awal tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak muda Indonesia memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang dan meraih prestasi. Lebih dari 60% penduduk kita adalah generasi digital, dan mandat kami adalah mengubah potensi besar ini menjadi kekuatan yang mengharumkan nama bangsa di panggung dunia," ujarnya.

Baca Juga

Herindra menjelaskan, PB ESI akan memperkuat sistem pembinaan melalui jalur prestasi yang terstruktur dan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) berkelanjutan. Pembinaan berbasis sport science juga menjadi salah satu fokus untuk meningkatkan kualitas atlet.

Selain itu, PB ESI menaruh perhatian pada perlindungan atlet melalui regulasi dan kontrak yang jelas. Integritas kompetisi juga menjadi perhatian, terutama untuk mencegah praktik perjudian dan kecurangan dalam esports.

"Kita harus memperkuat daya dukung infrastruktur Esports Indonesia melalui jalur prestasi yang jelas dan pelatnas berkelanjutan, pembinaan berbasis sport science, perlindungan regulasi dan kontrak atlet, hingga menjaga integritas dari perjudian dan kecurangan. Kami juga mengajak kementerian terkait untuk mempermudah perizinan dan jaringan agar ekosistem berpihak pada talenta lokal," jelas Herindra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KONI dan Kemenpora Soroti Masa Depan Esports

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut mengapresiasi pencapaian atlet esports Indonesia di berbagai ajang internasional. Dia menilai prestasi tersebut menunjukkan kemampuan atlet Tanah Air untuk bersaing di tingkat regional maupun dunia.

Halaman Selanjutnya

"Saya beri penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketum PB ESI, jajaran pengurus, atlet, dan pelatih yang selalu membuat Indonesia bangga. Baru saja tim Esports merebut dua medali perak di Asian Games dan menjadi juara umum di tingkat Asia Tenggara," ujar Marciano.