Dian Eko Prasetio

| 22 September 2026, 19:20 WIB

Pedro Acosta Siap Ramaikan Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP Usai Juara di Austria

Pembalap Red Bull KTM Racing, Pedro Acosta, saat merayakan gelar juara di podium MotoGP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (20/9/2026). X/Red Bull KTM Racing

AKURAT.CO, Kemenangan perdana Pedro Acosta di kelas MotoGP pada GP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (20/9/2026), tidak hanya memecahkan rekor pribadi bagi pembalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut.

Hasil manis di MotoGP Austria ini sekaligus memperbesar peluang pembalap berjuluk The Shark of Mazarron itu untuk masuk dalam peta persaingan perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Di balik selebrasi emosional di markas besar timnya, Pedro Acosta mengaku sempat mengalami ketakutan luar biasa usai melakukan dua kesalahan fatal pada hari Sabtu dan Minggu pagi sebelum balapan MotoGP Austria dimulai.

Pembalap berusia 22 tahun tersebut sempat membuang peluang emas kemenangan sprint race akibat crash saat memimpin race. Tekanan kian memuncak ketika ia kembali mengalami kecelakaan pada sesi warm-up hingga merusak motor utamanya.

Baca Juga: MotoGP Austria 2026: Pecah Telur di Red Bull Ring, Pedro Acosta Raih Kemenangan Perdana

"Kesalahan kemarin sangat besar. Hari ini juga (di sesi warm-up), karena saya menghancurkan motor saya. Jujur saja, saya sangat takut karena tidak ingin membuat kesalahan lagi di kandang KTM. Namun, kami berhasil mengatasinya," kata Pedro Acosta dikutip Crash.

Mengawali balapan utama dari urutan ketiga, Acosta sempat melorot ke posisi kelima pada lap pembuka. Namun, dalam tempo tiga lap, Acosta sukses melibas Marc Marquez, Ai Ogura, dan Marco Bezzecchi untuk berada di belakang sang pimpinan lomba, Jorge Martin.

Pada lap kesembilan, Acosta melancarkan manuver penentu untuk merebut posisi terdepan dari Martin. Ia terus menjaga jarak aman 0,5 hingga 0,7 detik sembari menghemat bahan bakar hingga menyentuh garis finis.

Usai menyentuh bendera finis pada penampilan ke-56 di kelas MotoGP, Acosta melakukan selebrasi unik dengan merebahkan motor RC16 miliknya dan berguling di atas tanah. Tepat di lokasi tempat dirinya terjatuh saat sesi sprint race.

Kemenangan ini terasa sangat sentimental mengingat KTM sempat mengalami krisis keuangan hebat pada tahun lalu.

"Tidak ada cara lain untuk merayakan kemenangan itu! Akhirnya! Saya bahkan teringat kemenangan terakhir saya (di Moto2) pada GP Indonesia 2023. Saya hanya bisa berterima kasih kepada KTM, seluruh tim, dan juga kru Tech3 yang membantu memperbaiki motor saya dari kecelakaan pagi hari," ungkap Acosta.