Batulicin (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Batulicin memperkuat komitmennya dalam mendukung dan menjaga kelestarian ekosistem mangrove di Pesisir Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Kami bersama pemangku kepentingan dan stakeholder baru saja menanam ratusan bibit pohon mangrove di pesisir Tanah Bumbu khususnya di wilayah kerja Pelindo," kata General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 3 Cabang  Batulicin, Erry Ardiyanto, di Tanah Bumbu, Jumat.

Erry menerangkan, momentum hari mangrove sedunia menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dengan seluruh stakeholder dalam mewujudkan pelabuhan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Menurut Erry, pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen Pelindo dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

"Penanaman mangrove hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap ekosistem pesisir. Kami percaya bahwa keberhasilan menjaga lingkungan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, ratusan bibit mangrove ditanam secara bersama-sama oleh seluruh peserta sebagai simbol komitmen kolektif dalam menjaga kawasan pesisir Batulicin. Mangrove memiliki manfaat penting dalam menyerap emisi karbon, mencegah abrasi pantai, menjaga kualitas lingkungan pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Momen ini juga menjadi wujud implementasi komitmen PT Pelindo (Persero) terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek perlindungan ekosistem pesisir dan aksi terhadap perubahan iklim.

Ia berharap, semangat kolaborasi bersama pemerintah, aparat keamanan, instansi terkait, BUMN, dunia usaha, media, dan masyarakat, PT Pelindo (Persero) Regional 3 Pelabuhan Batulicin pelestarian mangrove dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, masyarakat pesisir, serta keberlangsungan sektor maritim Indonesia.

Komandan Pangkalan TNI AL Kotabaru–Batulicin, Letkol Laut (P) Muhammad Arif menyampaikan bahwa mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami kawasan pesisir.

"Selain mampu menahan abrasi dan mengurangi dampak perubahan iklim, ekosistem mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya kelautan, TNI Al juga membina masyarakat pesisir untuk menjadi pioner dalam melestarikan pohon mangrove," tuturnya.

Ada empat desa pesisir yang menjadi binaan TNI AL Kotabaru, diantaranya Desa Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat, Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam, Desa Lontar Selatan Kecamatan Pulau Laut Barat dan Desa Setarap Kecamatan Satui.

Arif mengapresiasi inisiatif Pelindo yang secara konsisten mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.