Pemerintah Sorong berdayakan peternak OAP tingkatkan produksi sapi - ANTARA News Papua Tengah
Aimas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya terus memberdayakan peternak orang asli Papua (OAP) untuk meningkatkan produksi sapi sebagai upaya memenuhi kebutuhan daging sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan ternak dari luar daerah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sorong Margariet Beatriks Hendrika Nauw di Aimas, Kamis, mengatakan Papua Barat Daya memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan sapi karena didukung ketersediaan pakan alami yang melimpah serta permintaan pasar yang terus meningkat.
"Potensi di Papua Barat Daya sangat besar. Rumput sebagai pakan tersedia melimpah dan pasarnya juga sangat luas. Ini menjadi peluang bagi peternak OAP untuk mengembangkan usaha ternaknya," katanya.
Pada tahun sebelumnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah menyalurkan bantuan 11 ternak sapi unggulan yang terdiri atas satu jantan dan 10 betina kepada para peternak sapi di Kabupaten Sorong.
Menurut dia, apabila potensi tersebut dikelola secara optimal, sektor peternakan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat.
Ia menjelaskan kebutuhan daging sapi di Kabupaten Sorong hingga kini masih belum dapat dipenuhi seluruhnya dari produksi lokal. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pasokan sapi masih didatangkan dari sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Seram.
"Kondisi ini menjadi peluang bagi peternak lokal untuk meningkatkan produksi sehingga ke depan kebutuhan daging dapat dipenuhi dari Kabupaten Sorong sendiri," ujarnya.
Margariet mengatakan populasi sapi di Kabupaten Sorong saat ini diperkirakan mencapai 25 ribu ekor. Populasi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga memasok permintaan sapi ke Kota Sorong, Kabupaten Raja Ampat, serta daerah lainnya di Provinsi Papua Barat Daya.
Pemerintah daerah tetap menjaga keseimbangan populasi ternak agar tidak seluruh sapi produktif dijual keluar daerah, terutama saat permintaan meningkat pada Idul Adha.
Oleh karena itu, pemerintah daerah pada waktu tertentu juga mendatangkan sapi dari luar daerah sebagai langkah menjaga ketersediaan populasi ternak di Kabupaten Sorong.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus menjalankan berbagai program pemberdayaan peternak, khususnya OAP, melalui pembinaan, pendampingan, serta peningkatan kualitas bibit guna meningkatkan produktivitas ternak dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.