Pemkab Bekasi pastikan transparan seleksi calon kades lebih dari lima - ANTARA News Megapolitan
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan transparansi tahapan seleksi bakal calon kepala desa di wilayah dengan lebih dari lima kandidat melalui mekanisme terukur guna menghasilkan calon pemimpin terbaik pilihan masyarakat.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Kepala Desa pada Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 Harun Alrasyid menjelaskan seleksi kandidat untuk desa dengan lebih dari lima calon dimaksud dilaksanakan melalui dua tahapan utama yakni ujian tertulis dan wawancara.
"Selain dua tahapan utama, administrasi juga menjadi bagian dari keseluruhan bobot penilaian. Seleksi tertulis dan wawancara memiliki bobot nilai 50 serta 20 persen sedangkan administrasi 30 persen," katanya di Cikarang, Kamis.
Dia menjelaskan ujian tertulis menggunakan metode pilihan ganda dengan jumlah 100 soal. Materi yang diberikan berkaitan dengan pengetahuan pemerintahan dan berbagai hal yang relevan dengan tugas serta tanggung jawab kepala desa.
Sementara tahapan wawancara akan menggali lebih jauh mengenai visi dan misi, kesiapan calon untuk bekerja serta pemahaman dan kesiapan para kandidat dalam menjalankan pemerintahan desa.
"Kalau tertulis lebih menyangkut pengetahuan pemerintahan dan sebagainya. Kalau wawancara itu menyangkut visi, misi dan kesiapan mereka bekerja," jelasnya.
Harun menyatakan rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1-3 September 2026 dan seluruh kegiatan tersebut akan dilaksanakan di kampus Universitas Muhamadiyah Indonesia.
"Seleksi ini khusus diperuntukkan bagi desa yang memiliki jumlah bakal calon kepala desa lebih dari lima orang. Dengan demikian, desa yang memiliki lima bakal calon atau kurang dari lima tidak mengikuti tahapan seleksi penjaringan ini," ucapnya.
Dirinya berharap seluruh tahapan seleksi dimaksud dapat berjalan lancar, tertib serta memberikan kesempatan yang sama demi penyetaraan hak bagi seluruh bakal calon kepala desa.
Ia juga mengimbau segenap bakal calon yang akan mengikuti seleksi dimaksud agar dapat mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan mempelajari mekanisme maupun kebijakan pemerintahan serta menyusun dan memahami visi misi yang akan disampaikan dalam tahapan wawancara.
"Lolos atau tidaknya sangat tergantung dari kesiapan mereka dalam menyiapkan diri untuk seleksi, baik tertulis maupun wawancara," ucap dia.
Diketahui seleksi khusus tersebut menjadi salah satu bagian dari tahapan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi. Sebanyak 154 dari total 187 desa pada daerah tersebut dijadwalkan menggelar pesta demokrasi ini.
Pilkades Serentak 2026 telah melewati tahap persiapan dan pencalonan. Pendaftaran dibuka 26 Juli-2 Agustus dan petugas kini sedang meneliti administrasi sebelum penetapan beserta nomor urut calon, masa kampanye hingga pencoblosan pada (20/9). Sejumlah desa diketahui memiliki kandidat lebih dari lima.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.