Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membenahi pelayanan perizinan untuk meningkatkan daya saing investasi sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di daerah itu.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu, mengatakan percepatan pelayanan perizinan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berpengaruh terhadap minat investor menanamkan modal di Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan koordinasi lintas perangkat daerah diperlukan agar proses perizinan berjalan lebih efektif, terintegrasi dan transparan sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha maupun calon investor.

Menurut Rudy, peningkatan investasi tidak hanya bertujuan menarik lebih banyak penanam modal, tetapi juga menjadi strategi menciptakan lapangan kerja baru, menggerakkan perekonomian daerah, serta meningkatkan daya saing Kabupaten Bogor.

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp32,46 triliun atau 141,7 persen dari target sebesar Rp22,91 triliun. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.

Baca juga: Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor berikan layanan di mal

Rudy mengatakan capaian tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang perizinan, agar iklim investasi di Kabupaten Bogor semakin kompetitif.

Ia berharap kemudahan berusaha yang terus diperkuat mampu menarik lebih banyak investasi sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.