Sosok Misterius Beli Jaket Kulit Bekas Jensen Huang, Sampai Rp 17 Miliar!
Jakarta -
Orang misterius membeli jaket kulit yang pernah dipakai oleh co-founder Nvidia Jensen Huang. Tak tanggung-tanggung, dia merogoh kocek hampir USD 1 juta, tepatnya USD 960.000, yang mana bila dikonversikan menjadi Rp 17 miliar lebih.
Sotheby's mencatat jaket yang dilelang tersebut cocok dengan pakaian Jensen Huang selama Hon Hai Tech Day di Taipei pada 18 Oktober 2023. Jaket tersebut bertanda tangan James Spence Authentication, dengan resleting diagonal.
Brahm Wachter, yang memimpin divisi lelang di Sotheby's yang disebut 'koleksi modern' mengatakan kepada CNBC bahwa mereka tak menyangka ada yang mau membeli dengan harga setinggi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respons terhadap penjualan ini melampaui ekspektasi tertinggi kami," jabarnya, dikutip detikINET dari Gizmodo, Kamis (23/7/2026).
Jensen Huang adalah salah satu tokoh besar di bidang teknologi, khususnya dalam kemajuan kecerdasan buatan (AI) tahun 2020-an. Ia sering mengenakan jaket kulit di sebagian besar penampilan publiknya.
Dia mengklaim bahwa istri dan putrinya yang meminta dia untuk mengenakan jaket kulit, dan sepertinya itu keputusan yang tepat. Tak hanya menjadi ikon bagi dirinya, jaket kulit membuat auranya sebagai seorang pemimpin pun keluar dengan kuat.
"Saya senang istri dan putri saya yang mendandani saya," kata Huang pada saat diwawancarai HP tahun 2024.
Melansir Entrepreneur, hasil penjualan akan digunakan mendukung Edge Institute. Lembaga nirlaba ini menyatukan orang-orang dari berbagai bidang seperti teknologi, sains, budaya, dan masyarakat untuk tinggal dan berkolaborasi dalam komunitas sementara yang dibangun di sekitar wilayah eksperimen.
Merek pakaian pria mewah Tom Ford mendesain jaket kulit tersebut, yang telah dikenakan Huang selama konferensi pengembang, peluncuran produk, dan pengumuman besar tentang AI. Gaya serupa di situs web Tom Ford dijual seharga USD 6.990 atau setara Rp 125 jutaan.
"(Jaket itu) telah menjadi peninggalan dari keyakinan sederhana: bahwa masa depan dibangun oleh orang-orang yang cukup berani untuk menjelajahi hal yang tidak diketahui sebelum orang lain dapat melihat apa yang mereka lihat," ujar Sotheby's.
Sotheby's juga memasarkan jaket tersebut sebagai lebih dari sekadar pakaian. "Jaket ini telah menjadi simbol visi di garis depan revolusi AI," tegas perusahaan tersebut.
(ask/rns)
TAGSLIHAT LAINNYA