Pemkab Sidoarjo Minta OPD Hitung Ulang Potensi PAD Demi Percepatan Pembangunan |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan perhitungan ulang terhadap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil guna mendukung percepatan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026.
Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan bahwa optimalisasi perhitungan penerimaan daerah sangat krusial untuk memastikan program pembangunan berjalan maksimal. Hal ini disampaikannya dalam rapat monitoring dan evaluasi kinerja di Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR), Selasa.
"Saya minta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mengencangkan ikat pinggang agar segala yang menjadi tujuan pembangunan ini bisa terlaksana dengan maksimal, baik pembangunan secara fisik maupun pembangunan SDM pegawai," tegas Subandi.
Mengantisipasi Pertumbuhan Penduduk
Subandi menuturkan bahwa sebagai wilayah perkotaan yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, Sidoarjo mengalami pertumbuhan penduduk yang signifikan. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas yang dioptimalkan.
Ia secara khusus menekankan agar pelayanan di bidang perizinan harus berjalan dengan mudah, cepat, dan tepat. Dinas P2CKTR dinilai memegang peranan vital karena menjadi salah satu garda terdepan yang menangani proses perizinan masyarakat.
"Kami berharap pertemuan hari ini dapat segera mengatasi berbagai kekurangan yang masih ada, serta kolaborasi dengan Asisten Administrasi Umum dan Badan Kepegawaian Kabupaten Sidoarjo dapat memperkuat sumber daya manusia para ASN," ujar Subandi.
Komitmen Pelayanan Prima
Sementara itu, Kepala Dinas P2CKTR Sidoarjo M. Bachruni Aryawan menjelaskan bahwa instansinya mengampu beragam layanan strategis. Layanan tersebut meliputi sekretariat, tata ruang, tata bangunan, permukiman, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik (UPTD PALD), perumahan, hingga rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
Bachruni menegaskan bahwa Dinas P2CKTR berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan prima. Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan koordinasi di setiap lini layanan serta pendalaman regulasi terbaru guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara