Pemkab Tasikmalaya membangun ekosistem rantai pasok terintegrasi - ANTARA News Jawa Barat
Tasikmalaya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Jawa Barat berupaya membangun ekosistem rantai pasok terintegrasi yang kuat untuk mensukseskan program nasional ekonomi kerakyatan berbasis koperasi desa merah putih yang memberikan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat.
"Pemerintah pusat membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi-koperasi desa, maka sudah menjadi kewajiban juga pemerintah daerah mensukseskan bagaimana rantai pasok ekosistem ekonomi terbangun di desa-desa," kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat.
Ia menuturkan, Pemkab Tasikmalaya menyambut baik terkait program pemerintah pusat dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis koperasi desa merah putih.
Upaya membangun ekosistem rantai pasok yang terintegrasi di tingkat desa itu, kata dia, salah satunya dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, peternakan, serta perikanan warga agar produknya bisa terserap optimal.
"Diharapkan semua terserap oleh koperasi tersebut, dan disalurkan kembali untuk keperluan masyarakat dengan harga yang relatif murah," katanya.
Ia menyampaikan gerakan ekosistem rantai pasok yang terintegrasi di desa itu merupakan sebuah kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan masyarakat desa.
Upaya itu, lanjut dia, tentunya bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat dari tingkat bawah yang dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.
"Ini menjadi sebuah kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan masyarakat desa, ini mencirikan bahwa ekonomi kita betul-betul tumbuh dari akar rumput," katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Tasikmalaya berkomitmen untuk menyelaraskan seluruh program pembangunan daerah dengan kebijakan strategis nasional di berbagai bidang, termasuk ekonomi kerakyatan.
Ia menyebutkan, seperti program sektor infrastruktur, Pemkab Tasikmalaya menyelaraskan dengan pemerintah pusat merealisasikan Instruksi Presiden (Inpres) tentang jalan daerah.
Pemkab Tasikmalaya, kata dia, tahun anggaran 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk memperbaiki 32 ruas jalan kabupaten untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat.
Pemkab Tasikmalaya, lanjut dia, siap mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas nasional di daerah seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia, sampai program pemeriksaan kesehatan gratis.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.