Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta menempuh pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian persiapan menuju BRI Super League 2026/2027. Pelatih Shin Tae-yong menempatkan kedisiplinan sebagai fondasi utama.

Program ini diarahkan untuk membangun ketangguhan fisik sekaligus pemahaman taktik agar skema permainan terserap rapi jelang musim baru.

Shin menekankan disiplin berlaku tidak hanya saat berlatih, tetapi juga di luar lapangan selama seluruh rangkaian pemusatan latihan.

Latihan Dua Sesi Sehari di Thailand

Foto: Persija Jakarta Pesta Gol ke Gawang PSMS Medan, Persib Bandung Menanti di Semifinal Piala Presiden 2026

Perbesar

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tersenyum usai timnya mengalahkan PSMS Medan 4-1 pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Kemenangan tersebut menjaga peluang Macan Kemayoran melaju ke semifinal, yang akhirnya dipastikan setelah Persebaya Surabaya menaklukkan Port FC 2-1 pada laga penutup Grup B. Persija selanjutnya akan menghadapi rival klasiknya, Persib Bandung, pada babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Agenda harian dibagi menjadi dua sesi. Pola ini dirancang untuk mengakomodasi target penguatan fisik dan pengayaan taktikal yang telah disusun tim pelatih.

Sesi pagi berfokus pada peningkatan kapasitas fisik pemain.

Adapun sesi sore diarahkan pada materi taktikal. Intensitas latihan terus dijaga para pemain untuk mengoptimalkan kesiapan tubuh sekaligus memperkuat pemahaman terhadap skema permainan yang diinginkan.

Disiplin di Dalam dan Luar Lapangan

Shin meminta para pemain memaksimalkan waktu jeda untuk beristirahat agar kondisi dan kebugaran tetap terjaga selama pemusatan latihan.

"Menurut saya, para pemain kami sekarang sudah memahami disiplin dalam kebebasan yang diberikan. Jadi, mereka menjalankannya dengan sangat baik," kata Shin Tae-yong.

Menurutnya, kebebasan yang diberikan tetap memiliki batas dan tanggung jawab. Pemain dituntut memahami kapan harus berlatih dengan maksimal dan kapan perlu memulihkan kondisi.

Borneo FC dan Persib Menanti

Bagi Persija, fase ini bukan semata menaikkan kapasitas fisik dan taktik, melainkan juga momentum untuk membangun kebiasaan profesional menghadapi kompetisi dengan tuntutan tinggi.

Dengan jadwal latihan yang padat dan beban tinggi, kemampuan menjaga pola istirahat dan pemulihan turut menentukan seberapa optimal program dapat terserap sepanjang pemusatan latihan.

Ujian cepat menanti di dua pekan awal BRI Super League 2026/2027: tandang ke markas Borneo FC Samarinda lalu menjamu Persib Bandung.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Singapura Diduga Tidak Lagi Serius di FIFA ASEAN Cup 2027