Padang Panjang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Allex Saputra berharap Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) mampu melahirkan peserta didik pendidikan kesetaraan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Harapan tersebut disampaikan Allex saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SKB Kota Padang Panjang, Senin.

"Pendidikan kesetaraan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk peserta didik yang mandiri, berkarakter, serta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja," katanya.

Ia mengatakan keberadaan SKB memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga berbagai program yang telah berjalan perlu terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas pembelajaran, inovasi program, maupun perluasan jangkauan layanan kepada masyarakat.

Menurut dia, kunjungan tersebut juga bertujuan mendorong peningkatan kualitas program pendidikan kesetaraan melalui penguatan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Allex mendorong terjalinnya kolaborasi antara SKB dengan Islamic Centre Padang Panjang, pemerintah kelurahan, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna menghadirkan program pendidikan yang lebih komprehensif.

"Sinergi ini akan menghasilkan program pendidikan yang lebih komprehensif dan berdampak luas bagi masyarakat. Kolaborasi SKB dengan Islamic Centre perlu dibangun agar lahir program pendidikan yang lebih komprehensif," ujarnya.

Ia menambahkan kolaborasi tersebut diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga karakter dan akhlak yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Allex juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan pengelola SKB untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pendidikan yang layak dan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta berakhlak mulia.

Selain itu, ia mengapresiasi peran SKB sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat melalui program pendidikan kesetaraan, pendidikan kecakapan hidup, serta berbagai program pemberdayaan lainnya.

Dalam peninjauan tersebut, Allex didampingi Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan, PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Panjang Sofyeni serta Kepala Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) SKB Kota Padang Panjang Wahyuda Sari.***