Pemkot Palu catat 322 kebakaran hingga awal September 2026
Pemkot Palu catat 322 kebakaran hingga awal September 2026
Rabu, 9 September 2026 18:57 WIB
Ilustrasi- Petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Tengah. (ANTARA/HO-Kansar Palu)
Palu (ANTARA) -
Pemerintah Kota Palu mencatat 322 kejadian kebakaran terjadi sepanjang periode Januari hingga awal September 2026, berdasarkan data resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palu.
“Lonjakan paling tajam terjadi pada Agustus 2026, dengan frekuensi kebakaran capai 88 kejadian,” kata Staf Ahli Wali Kota Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Moh. Fahri di Palu, Rabu.
Secara rinci, tren kebakaran di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah itu fluktuatif sepanjang awal tahun. Tren dimulai dengan 25 kejadian pada Januari, naik menjadi 37 kejadian pada Februari, lalu bergerak di rentang 26 hingga 40 kasus selama periode Maret hingga Juli.
Namun, angka tersebut melonjak drastis saat memasuki Agustus.
Fahri menjelaskan, lonjakan drastis pada Agustus memerlukan evaluasi terpadu untuk mengidentifikasi pemicu utama, apakah disebabkan faktor cuaca ekstrem dan kekeringan, meningkatnya aktivitas pembakaran sampah secara terbuka, atau kondisi vegetasi lahan yang mengering.
Pihaknya telah merekomendasikan kepada Wali Kota Palu, agar memerintahkan evaluasi khusus atas lonjakan Agustus. Langkah itu penting agar kebijakan pencegahan dan penanganan risiko darurat, dapat diterapkan secara akurat serta tepat sasaran sebelum memasuki puncak musim kering berikutnya.
"Ke depan, data bencana kebakaran tidak boleh sekadar menjadi laporan operasional tahunan rutin, melainkan harus dipakai sebagai bukti kuat dalam merencanakan pembangunan serta pengalokasian anggaran daerah," harapnya.
Selain itu, dengan kondisi cuaca ekstrim panas saat ini, Pemkot Palu mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker jika keluar rumah, jangan membakar sampah, menyiram halaman kantor dan rumah, hingga selalu waspada dengan kondisi terkini di Kota Palu.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026