Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu meningkatkan ketahanan daerah menghadapi bencana dengan memperkuat akurasi data dalam penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD).

"Dalam struktur pemerintahan, BPBD sebagai koordinator utama memiliki peran vital dalam memastikan konsistensi data. Mulai dari aspek tata kelola pemerintahan, sistem peringatan dini, hingga kesiapsiagaan masyarakat, semuanya harus tercermin dalam penilaian kita," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Khairil Anwar di Bengkulu, Jumat.

Penilaian IKD menjadi instrumen untuk mengukur kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi serta menanggulangi bencana.

Khairil mengatakan data yang valid dan terukur menjadi dasar penting untuk menggambarkan kondisi ketahanan daerah secara objektif, termasuk tentang kesiapan menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi.

Dia mengatakan aspek yang dinilai dalam IKD mencakup tata kelola pemerintahan, sistem peringatan dini, hingga kesiapsiagaan masyarakat. Oleh karena itu dia menegaskan peningkatan nilai IKD tidak sekadar mengejar capaian angka, tetapi harus menggambarkan kesiapan daerah dalam menghadapi risiko bencana.

Setiap indikator yang dinilai dalam IKD juga perlu diikuti langkah nyata untuk memperkuat kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi serta menanggulangi bencana.

Khairil juga mengapresiasi komitmen pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang aktif melakukan pengumpulan dan pemutakhiran data IKD setiap tahun.

Menurut dia, partisipasi aktif pemerintah kabupaten kota dalam proses penilaian maupun FGD penting untuk memastikan indikator ketahanan daerah dapat terukur dengan baik.

Khairil mengatakan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, perlu terus diperkuat agar upaya membangun ketahanan daerah dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

"Melalui kolaborasi dan sinergi yang semakin baik, kita optimistis dapat mewujudkan Provinsi Bengkulu yang tangguh terhadap bencana, sekaligus mendukung terwujudnya Bengkulu maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Khairil.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.