Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berusia muda untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), guna memperkuat penanganan di lapangan.

"Pak Gubernur membuat Satgas ASN untuk membantu Satgas Karhutla di lapangan sebagai upaya memadamkan api," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi Ariansyah di Kota Jambi, Kamis.

Ia menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk menambah kekuatan personel di lapangan, terutama dalam menghadapi kebakaran yang masih terjadi pada sejumlah kawasan di Provinsi Jambi.

Nantinya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, kata dia, akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi anggota Korpri yang masuk dalam kelompok usia 25 hingga 40 tahun untuk terlibat dalam penanganan karhutla.

Selain memperkuat penanganan di lapangan, lanjutnya, Pemprov Jambi juga menyiapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat asap karhutla. Pemprov Jambi, kata dia, membuka posko kesehatan di halaman gedung Bank Jambi serta cabang Bank Jambi di kawasan Pasar Jambi.

Posko tersebut akan menyediakan layanan kesehatan, termasuk pembagian masker dan bantuan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyediaan posko kesehatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara di Provinsi Jambi saat ini berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, indeks kualitas udara tercatat mencapai 392.

Dengan kondisi tersebut pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan terhadap paparan asap.

"Pemprov Jambi membuka posko kesehatan untuk masyarakat di halaman Gedung Bank Jambi dan cabang Bank Jambi di Pasar Jambi. Nanti akan ada bantuan kesehatan berupa masker dan oksigen untuk masyarakat," kata Ariansyah.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.