Pemprov Papua Pegunungan perkuat hortikultura topang ketahanan pangan

Senin, 7 September 2026 11:07 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Papua Pegunungan Sem Kepno diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan setempat memperkuat sektor hortikultura di wilayah tersebut guna menopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (DP3) Papua Pegunungan Sem Kepno di Wamena, Minggu, mengatakan provinsi tersebut memiliki kualitas tanah yang subur untuk sektor pertanian dan perkebunan.

“Kami terus memberikan dukungan dalam hal pembibitan dan alat bantu dalam mengelola lahan pertanian khususnya sektor hortikultura, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Menurut Sem, dukungan itu telah berjalan sejak tahun lalu hingga saat ini dan telah menghasilkan puluh ton hasil hortikultura.

“Beberapa waktu Bapak Gubernur telah melakukan panen raya di luas lahan 50 hektare di Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan dukungan diberikan kepada kelompok tani berupai bibit tanaman hortikultura serta bantuan peralatan dalam mengolah lahan pertanian.

“Kami memberikan bantuan bibit berbagai sayuran serta bantuan alat pengolahan tanah kepada masyarakat dalam mengelola lahan pertanian mereka, supaya hasil yang diperoleh dapat maksimal,” katanya.

Dia menambahkan dukungan di sektor pertanian itu juga membantu pengendalian inflasi di Papua Pegunungan.

“Hasil pertanian itu masyarakat dapat menjualnya di pasar serta dikonsumsi sendiri, sehingga membantu ketahanan pangan mengendalikan inflasi di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya telah mengeluarkan data inflasi year on year (yoy) bulan Agustus 2026 tercatat 3,77 persen, menurun dari dua bulan sebelumnya yakni inflasi yoy Juni sebesar 7,84 persen dan Juli sebesar 4,64 persen.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026