Polda Jabar pastikan pengamanan FIFA ASEAN Cup sesuai eskalasi
Apabila terjadi eskalasi, kami juga sudah bisa menyiapkan personel jajaran
Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiapkan pola pengamanan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi selama turnamen berlangsung.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto di Bandung, Kamis, mengatakan jajaran kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait akan memastikan keamanan kegiatan dengan mengerahkan personel sesuai kondisi di lapangan.
“Dalam kondisi situasi aman juga kami akan tetap menggelar keamanan sesuai eskalasi kebutuhan daripada kegiatan ini,” katanya.
Baca juga: Polda Jabar pastikan kawal ketat empat tim FIFA ASEAN Cup di Bandung
Ia mengatakan Polda Jawa Barat telah menyiapkan sekitar 2.026 personel untuk mendukung pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Menurut dia, kekuatan personel dapat ditambah apabila terjadi peningkatan eskalasi selama rangkaian pertandingan berlangsung.
“Apabila terjadi eskalasi, kami juga sudah bisa menyiapkan personel jajaran,” ujarnya.
Kapolda mengatakan pengamanan juga melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur keamanan lainnya yang akan bekerja bersama sesuai kebutuhan.
Baca juga: FIFA ASEAN Cup kickoff besok, Indonesia ditantang Singapura
“Kami siap berjaga. Mungkin dari teman-teman lain, ada TNI, kemudian juga rekan-rekan dari Satpol PP dan keamanan yang lainnya,” katanya.
Ia menegaskan seluruh unsur terkait akan memberikan dukungan secara optimal agar pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung aman dan tertib.
“Karena betulnya kita akan membantu untuk kegiatan ini dengan baik, secara optimal,” ujarnya.
Kapolda mengajak seluruh pihak turut menjaga keamanan dan kondusivitas Jawa Barat selama penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca juga: FIFA ASEAN Cup ajang pembuktian kualitas kepelatihan John Herdman
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.