Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama masyarakat menggelar doa bersama untuk kesembuhan ratusan santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam yang mengalami kejadian dugaan keracunan.

Kepala Polresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Christian Tobing mengatakan doa bersama merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan masyarakat untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

"Doa bersama ini merupakan wujud kepedulian kita bersama untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Termasuk bagi para santri dan keluarga Ponpes Manbaul Hikam, semoga segera diberikan kesehatan sehingga aktivitas belajar dan mengajar dapat kembali berjalan normal," kata Tobing dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Jumat.

Ia juga berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap terjaga dengan aman dan kondusif.

Melalui doa dan kepedulian bersama tersebut, Tobing berharap seluruh santri yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan di Pondok Pesantren Manbaul Hikam seperti biasa.

"Semoga hal serupa tidak terjadi kembali di daerah manapun," kata Tobing.

Sementara itu, Ustaz H.M. Luqman Hakim yang memimpin doa bersama usai ibadah shalat Jumat tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para santri yang terdampak agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Luqman turut mengimbau agar masyarakat tetap tenang serta mempercayakan penanganan dan penyelesaian permasalahan terkait dugaan keracunan tersebut kepada pihak berwenang.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.