Mendikdasmen ingatkan sekolah tak manipulasi data demi terima bantuan - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan pihak satuan pendidikan agar tidak memanipulasi data terkait kondisi sekolah masing-masing hanya untuk mendapatkan anggaran program revitalisasi satuan pendidikan maupun digitalisasi pembelajaran.
Ia menegaskan Kemendikdasmen terus berkomitmen dan berupaya untuk memastikan seluruh anggaran kedua program tersebut disalurkan kepada setiap satuan pendidikan yang membutuhkan.
“Dan tolong jangan karena mengejar anggaran, lalu yang tidak rusak kemudian dilaporkan rusak atau dirusak supaya dapat bantuan,” kata Mendikdasmen Mu'ti saat membuka Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Jakarta Pusat pada Jumat.
Ia mengatakan validitas data menjadi kunci guna memastikan setiap bantuan yang disalurkan oleh pihaknya benar-benar diterima oleh seluruh satuan pendidikan yang membutuhkan, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Di samping itu, pihaknya juga berupaya memastikan akuntabilitas program revitalisasi satuan pendidikan maupun digitalisasi pembelajaran tepat sasaran guna mengurangi kritik masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut.
Untuk itu, ia meminta seluruh dinas pendidikan dan satuan pendidikan agar menyampaikan data kerusakan dan kebutuhan sekolah masing-masing secara valid sebagai dasar pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun berjalan maupun tahun depan.
“Kami mohon dukungan data yang valid dari bapak ibu sekalian sehingga tidak terlalu banyak kritik yang disampaikan oleh masyarakat di ruang publik terutama dari sebuah komunitas baru yang bernama netizen terkait pelaksanaan program tersebut,” kata Mu'ti.
Ia menambahkan Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali menyampaikan rencana alokasi anggaran untuk merevitalisasi sebanyak 100 ribu satuan pendidikan pada tahun anggaran 2027.
Kemendikdasmen, kata dia, pun telah memperjuangkan dukungan anggaran tersebut bersama Komisi X DPR RI sebagai bagian dari upaya pihaknya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan secara lebih merata.
"Tahun 2027 Pak Presiden beberapa kali menyampaikan akan mengalokasikan anggaran untuk 100.000 satuan pendidikan," kata Mu'ti.
Ia berharap dukungan data yang akurat dari pemerintah daerah dan satuan pendidikan dapat membantu pihaknya dalam menentukan sekolah yang benar-benar menjadi prioritas revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikdasmen ingatkan sekolah tak manipulasi data demi terima bantuan
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.