Surabaya (ANTARA) - Pelatih Port FC Sarawut Treephan menilai kemenangan 2-0 atas PSMS Medan pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 menjadi awal positif timnya dalam menghadapi turnamen pramusim ini.

"Ini pertandingan resmi pertama pada pramusim. Kami tentu senang bisa meraih kemenangan dan saya mempersembahkan kemenangan ini untuk para pemain," kata Sarawut saat konferensi pers pascapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Minggu.

Ia menyebut hasil tersebut penting untuk membangun kepercayaan diri tim yang baru menjalani pertandingan resmi pertama sebagai bagian dari persiapan menyambut musim baru.

Dia tidak memasalahkan kegagalan Ruan dalam mengeksekusi penalti karena pemain baru itu membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Dia mengatakan timnya sebenarnya telah memiliki eksekutor penalti utama, namun staf pelatih sengaja memberikan kesempatan kepada Ruan.

Baca juga: Port FC tekuk PSMS dengan dua gol tanpa balas

"Kami sudah menyiapkan semua rencana. Mungkin sebelumnya ada rencana lain, tetapi setelah melakukan pergantian pemain, kami tetap menjalankan rencana yang telah disusun," ucapnya.

Pemain Port FC Bruno Moreira menyebut kemenangan atas PSMS menjadi modal penting untuk menatap pertandingan-pertandingan berikutnya dalam Piala Presiden 2026.

"Senang bisa kembali ke stadion ini. Tiga poin ini sangat penting untuk memulai Piala Presiden dengan rasa percaya diri," kata mantan pemain Persebaya ini.

Bruno tidak menyangka dapat kembali bermain di Stadion Gelora Bung Tomo dalam waktu relatif singkat setelah meninggalkan Indonesia.

Meski akan menghadapi Persebaya pada laga berikutnya, pemain asal Brasil itu menegaskan tetap profesional.

"Saya selalu menghormati Persebaya karena klub itu membuka pintu bagi saya di Indonesia. Namun sekarang saya bermain untuk Port FC dan akan memberikan yang terbaik jika dipercaya tampil," ujarnya.

Baca juga: PSMS siap beri kejutan hadapi Port FC di Piala Presiden

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.