Jakarta (ANTARA) - Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin memuji aksi terjun payung statik yang dilakukan personel Brigade Parako I Korpasgat TNI AU dari pesawat A400M.

Aksi terjun payung itu dilakukan dalam rangka Latihan Bersama (Latma) Pegase 2026 yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu pagi.

"Tim saya telah melaporkan kepada saya bahwa mereka sangat terkesan dengan pertunjukan yang dilaksanakan tadi pagi, khususnya untuk terjun payung. Mereka mengangkat topi kepada kemampuan TNI," kata Vautrin saat jumpa pers di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat.

Menurut Vautrin, pertunjukan tersebut menandakan bahwa TNI memiliki kualitas yang mumpuni dari segi prajurit dan alutsista dalam menjalankan operasi militer.

Dia juga mengapresiasi keseluruhan kegiatan latihan bersama Pegase antara TNI AU dan AU Prancis.

Menurutnya, ajang Pegase menjadi momen penting bagi TNI dan militer Prancis untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.

Ajang Pegase, lanjut dia, juga membuka kesempatan bagi Indonesia dan Prancis untuk mengembangkan kerja sama pertahanan di bidang lain, salah satunya pendidikan militer.

Karenanya, pihaknya membuka kesempatan bagi para perwira ataupun prajurit TNI yang ingin mengenyam bangku pendidikan di Prancis dalam program pertukaran prajurit.

"Prancis akan selalu senang menyambut para taruna atau para perwira yang ingin melakukan pendidikan dan pelatihan di Prancis, di sekolah Angkatan Bersenjata Prancis." ucap Vautrin.

Diketahui, TNI AU melakukan uji coba menerjunkan pasukan menggunakan pesawat angkut A400M pada Rabu pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, kegiatan ini kali pertama prajurit TNI AU terjun dari A400M setelah sebelumnya para penerjun hanya melompat dari pesawat angkut jenis Hercules dan CN.

Uji coba itu dilakukan dalam ajang latihan bersama antara TNI AU dan AU Prancis di Misi Pegase 2026.

Pantauan ANTARA di lokasi terlihat dua A400M milik TNI AU dan AU Prancis melintas di atas terminal selatan Lanud Halim Perdanakusuma.

Tepat di atas terminal, pesawat A400M milik TNI AU membuka cargo door bagian belakang dan seketika para penerjun melalukan terjun statik.

Di saat yang sama, pesawat A400M milik Prancis mengawal pesawat TNI AU dari belakang.

Prajurit TNI AU yang melakukan terjun statis berasal dari Brigade Parako I Pasgat yang bermarkas di Lanud Halim Perdanakusuma.

Setelah mendrop para penerjun, dua pesawat angkut itu lalu melalukan manuver terbang atau fly pass.

Dalam manuver itu, terlihat pesawat A400M milik TNI AU melakukan manuver berbelok dengan kemiringan cukup tajam, sedangkan pesawat milik Prancis terbang lurus.

Baca juga: Menhan sebut TNI siap ikut Latma Garuda Guerrier di Prancis

Baca juga: Angkatan Udara Prancis puji kemajuan pesat yang dialami TNI AU

Baca juga: TNI AU kirim pilot Rafale ke Prancis untuk perdalam ilmu perang udara

Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.