Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Pengangkatan tersebut berlaku mulai 1 September 2026 dan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 92/P/2026.

Keppres yang sama menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode yang sama.

Ketiganya kemudian dilantik melalui pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung Sunarto di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

"Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab," ujar Destry saat mengucapkan sumpah jabatan.

Sebelumnya, DPR RI menyetujui ketiga nama tersebut dalam Rapat Paripurna pada Selasa (1/9/2026), setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR.

Destry dan Aida mengikuti fit and proper test pada 26 Agustus 2026, sedangkan Solikin menjalani proses tersebut sehari kemudian. Komisi XI akhirnya menyepakati ketiganya melalui musyawarah mufakat.

Profil Destry Damayanti, dari Ekonom hingga Gubernur BI

Destry Damayanti Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI

Perbesar

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026. (KLY/ Arie Basuki)

Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia, kemudian meraih gelar Master of Science (M.Sc.) bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.

Karier profesionalnya dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.

Destry kemudian menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ia juga pernah menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.

Kariernya berlanjut ke sektor pemerintahan dan lembaga keuangan. Destry pernah menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN serta Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Pada 2019, Destry dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2019-2024. Jabatan tersebut kembali dipercayakan kepadanya untuk periode 2024-2029.

Dalam masa transisi kepemimpinan BI, Destry juga sempat menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

Kini, Destry kembali dipercaya memimpin BI sebagai Gubernur periode 2026-2031.

Profil Aida S. Budiman, 3 Dekade Berkarier di Bank Indonesia

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman

Perbesar

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman.

Aida S. Budiman lahir di Bogor pada 1965. Ia menyelesaikan pendidikan Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987.

Aida kemudian meraih gelar Master of Arts in Economics dari University of Southern California pada 1996 dan gelar Ph.D. bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.

Ia memulai karier di Bank Indonesia pada 1991 sebagai staf Analis Inflasi dan Proyeksi Perekonomian Indonesia.

Selama lebih dari tiga dekade, Aida menempati sejumlah posisi strategis. Ia pernah menjadi Kepala Departemen Internasional pada 2014-2018 dan Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018.

Pada 2020-2022, Aida menjabat Asisten Gubernur yang membawahi sejumlah kebijakan strategis moneter.

Ia kemudian resmi menjadi Deputi Gubernur BI pada 2022 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tahun 2021.

Pengalamannya juga mencakup tingkat internasional. Pada 2010-2012, Aida menjadi Wakil Direktur Eksekutif IMF untuk South East Asia Voting Group yang mewakili 13 negara.

Kini, Aida dipercaya mengemban jabatan Deputi Gubernur Senior BI periode 2026-2031.

Profil Solikin M. Juhro, Ekonom yang Lama Berkarier di BI

Asisten Gubernur– Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI) Solikin M Juhro. (Dok BI)

Perbesar

Asisten Gubernur– Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI) Solikin M Juhro. (Dok BI)

Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada 10 Oktober 1967. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991.

Solikin kemudian melanjutkan pendidikan magister di University of Michigan dengan konsentrasi Ekonomi dan lulus pada 1998. Ia juga meraih gelar doktor bidang Ekonomi Moneter dari Universitas Indonesia pada 2005.

Kariernya di Bank Indonesia dimulai pada 20 September 1994. Selama lebih dari tiga dekade, Solikin menempati berbagai posisi strategis yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi dan moneter.

Ia pernah menjabat Pelaksana Tugas Kepala Departemen Institut BI pada 2016-2018, kemudian menjadi Kepala Departemen Institut BI pada 2018-2022.

Selanjutnya, Solikin dipercaya sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022-2023.

Sejak 16 Juni 2023, ia menjabat Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Pengalamannya selama berkarier di BI banyak berkaitan dengan kebijakan makroprudensial dan moneter, dua bidang penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Kini, Solikin mendapat amanah baru sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6