PT Timah dukung khitanan massal di Desa Air Gantang - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung kegiatan khitanan massal bagi masyarakat di Desa Air Gantang, Kabupaten Bangka Barat.
Dalam keterangan rilis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat, khitanan massal tersebut merupakan agenda sosial tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Desa Air Gantang. Bantuan ini merupakan langkah nyata PT Timah dalam mendukung kegiatan sosial masyarakat.
Sekretaris Desa Air Gantang, Eka Wulandari, mengatakan khitanan massal tersebut telah menjadi agenda rutin sejak 2017 dan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Tahun ini sebanyak 30 anak l dari jenjang PAUD hingga kelas 4 SD mengikuti kegiatan tersebut dengan dukungan tenaga medis dari Puskesmas Desa Puput.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan bagi anak-anak, tetapi juga membantu meringankan beban keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.
“Kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan setiap tahun ini selalu disambut antusias oleh masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu meringankan beban mereka di tengah-tengah keadaan ekonomi yang cukup sulit,” ujar Eka.
Ia menambahkan, dukungan PT Timah setiap tahun turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan kegiatan.
Eka berharap dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan di Desa Air Gantang dapat terus berlanjut. Menurutnya, keberadaan dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi masyarakat.
“Kami berharap PT Timah terus mendukung kegiatan kemanusiaan dan kegiatan sosial seperti kegiatan adat dan khitanan massal yang ada di Desa Air Gantang. Semoga PT Timah semakin sukses dan terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat di Desa Air Gantang,” harapnya
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.