Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menilai kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak seharusnya hanya diukur berdasarkan hasil survei. 

Baca Juga

Politisi Partai Golkar itu menilai capaian kebijakan dan manfaat nyata bagi masyarakat harus menjadi pertimbangan utama dalam menilai keberhasilan seorang menteri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah-langkah konkret seperti menjaga keterjangkauan harga BBM bersubsidi, membuka ruang bagi keterlibatan pengusaha lokal di daerah penghasil, serta konsistensi mendorong agenda hilirisasi nasional merupakan bukti fakta kerja yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Baca Juga

“Rakyat lebih suka melihat fakta daripada membaca survei. Kalau melihat langkah-langkah yang dilakukan Pak Bahlil, ada sejumlah kebijakan konkret yang patut diapresiasi,” ujar Ridwan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, Bahlil telah menunjukkan langkah-langkah konkret yang patut diperhitungkan. Menjaga harga BBM bersubsidi, memberikan ruang kepada pengusaha lokal, dan mendorong hilirisasi merupakan hal yang harus dilihat secara utuh. 

Baca Juga

"Jangan hanya melihat angka survei, tetapi lihat fakta dan hasil kerjanya bagi rakyat,” kata dia.

Ridwan menyoroti ketegasan pemerintah dalam menjaga harga BBM bersubsidi tetap terjangkau di tengah gejolak geopolitik global serta ketidakpastian harga energi dunia. 

Stabilitas harga energi ini sangat krusial untuk melindungi daya beli masyarakat lapisan bawah serta menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi nasional. 

Selain itu, kebijakan yang memberi porsi lebih luas bagi pengusaha lokal dalam operasional pertambangan dinilai strategis agar pelaku usaha dan masyarakat di daerah penghasil tidak sekadar menjadi penonton, melainkan turut menikmati hasil pengelolaan sumber daya alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Ridwan menekankan bahwa program hilirisasi merupakan tonggak strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, memperkuat struktur industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pemerataan manfaat ekonomi antarwilayah. 

Oleh karena itu, ia mengimbau agar publik membaca hasil survei secara proporsional dengan melengkapi penilaian melalui evaluasi objektif atas kompleksitas tantangan, arah kebijakan, dan hasil nyata yang telah diwujudkan bagi kesejahteraan masyarakat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan

BBM Langka di Bali? Bahlil Sebut Stok Nasional Aman hingga 18 Hari

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, stok BBM nasional berada pada kisaran 16 hingga 18 hari. Ia menyebut, kondisi stok aman.

VIVA.co.id

14 Oktober 2026