Ruben Amorim

Perbesar

Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ruben Amorim membawa perubahan dalam komposisi skuad AC Milan sejak dipercaya menjadi pelatih kepala pada musim panas 2026. Di tengah hasil yang belum sepenuhnya konsisten, sejumlah pemain yang sebelumnya diperkirakan bakal hengkang justru mendapatkan peran lebih besar.

Amorim mencoba memaksimalkan pemain yang tersedia dengan memberikan peran berbeda sesuai kebutuhan tim. Pendekatan tersebut membuat beberapa nama yang sempat berada di luar rencana kembali mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri.

Pervis Estupinan menjadi salah satu contoh paling jelas dari perubahan tersebut. Bek sayap asal Ekuador itu hampir bergabung dengan Aston Villa sebelum Amorim meminta klub menunda transfer demi melihat kemampuannya selama pemusatan latihan.

Yunus Musah dan Samuel Chukwueze juga mengalami perubahan situasi setelah sempat diperkirakan meninggalkan San Siro. Keduanya kini menjadi bagian dari opsi penting Amorim, dengan Musah digunakan sebagai gelandang dalam double pivot dan Chukwueze mendapat peran baru di sisi kanan.

Estupinan, Musah, dan Chukwueze Dapat Peran Baru

Samuel Chukwueze merayakan golnya dalam laga Serie A antara AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, Minggu (26/1/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Perbesar

Samuel Chukwueze merayakan golnya dalam laga Serie A antara AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, Minggu (26/1/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Estupinan awalnya hampir dijual ke Aston Villa sebelum keberangkatannya bersama Milan ke Australia. Amorim kemudian menghentikan proses tersebut untuk mengevaluasi sang pemain secara langsung, hingga Milan akhirnya memilih mempertahankannya setelah Villa mengalihkan perhatian kepada Ruggeri.

Situasi serupa dialami Musah setelah Atalanta tidak mengaktifkan opsi pembelian senilai €24 juta. Kemampuan fisik dan intensitas gelandang tersebut membuat Amorim melihatnya sebagai opsi untuk mengisi double pivot, terutama dalam pertandingan yang membutuhkan energi dan kekuatan di lini tengah.

Chukwueze juga memperoleh kehidupan baru di bawah arahan Amorim. Pemain asal Nigeria tersebut ditempatkan sebagai pemain sisi kanan dengan tugas membantu menciptakan peluang, sebuah perubahan yang membuatnya mendapatkan kesempatan bermain lebih konsisten.

Tomori hingga Saelemaekers Masih Jadi Opsi Amorim

Liga Italia AC Milan vs Venezia

Perbesar

Gelandang AC Milan, Alexis Saelemaekers berebut bola dengan bek Venezia, Mattia Caldara pada laga pekan ke-5 Serie A 2021/22 di San Siro, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB. AC Milan Milan menaklukkan tamunya Venezia 2-0. (AP Photo/Antonio Calanni)

Fikayo Tomori menjadi kasus yang berbeda karena sudah kembali masuk skuad, meski belum mendapatkan kesempatan bermain. Sementara itu, Ruben Loftus-Cheek masih menjadi tanda tanya karena Amorim telah berupaya memberinya kepercayaan, tetapi performanya belum menunjukkan konsistensi.

Alexis Saelemaekers juga menjadi salah satu pemain yang bisa digunakan dalam beberapa posisi. Amorim telah memainkannya sebagai wing-back maupun pemain yang lebih ofensif di sisi kanan dan kiri, meski saat ini sang pemain harus menepi akibat cedera pergelangan kaki.

Fleksibilitas tersebut menunjukkan upaya Amorim untuk mendapatkan solusi dari pemain yang sudah tersedia di skuad. Pendekatan ini sekaligus memberi Milan lebih banyak opsi taktis sebelum kembali mempertimbangkan kebutuhan tambahan pemain pada bursa transfer berikutnya.

Sumber: SempreMilan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ladeni Malaysia, Vietnam Janji Tampil Ibarat Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sixtainability

Sixtainability

  • PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam10 jam yang lalu

    PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam
  • Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan14 jam yang lalu

    Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan
  • Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 hari yang lalu

    Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai
  • ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 hari yang lalu

    ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut
  • Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan2 hari yang lalu

    Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan
  • Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD3 hari yang lalu

    Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD
  • Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel3 hari yang lalu

    Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel
  • Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan4 hari yang lalu

    Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan
  • Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau4 hari yang lalu

    Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau
  • Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?5 hari yang lalu

    Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?
  • Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital6 hari yang lalu

    Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital
  • Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 minggu yang lalu

    Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi

Lihat Selengkapnya