Satker PJN DIY sebut uji coba Kelok 23 lancar tanpa laka lantas
Satker PJN DIY sebut uji coba Kelok 23 lancar tanpa laka lantas
Selasa, 22 September 2026 13:26 WIB
Suasana lalu lintas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Ruas Jalan Kretek-Girijati atau Kelok 23 yang dipadati masyarakat hingga menimbulkan kemacetan, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso
Yogyakarta (ANTARA) - Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut uji coba pembukaan lalu lintas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Ruas Jalan Kretek-Girijati atau Kelok 23 berjalan lancar tanpa ada kecelakaan lalu lintas.
Kepala Satker PJN Wilayah Provinsi DIY Tisara Sita di Yogyakarta, Selasa, mengatakan uji coba yang dilaksanakan pada 14-20 September 2026 berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
"Kami mengapresiasi antusias masyarakat yang tinggi terhadap ruas Kretek–Girijati. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan jalan ini sangat dinantikan," katanya.
Menurut dia, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan saat akhir pekan yang berdampak pada kepadatan lalu lintas di beberapa titik.
Namun, lanjut dia, selama masa uji coba tidak ditemukan adanya kecelakaan lalu lintas atau zero accident.
Baca juga: Pemkab Gunungkidul membahas rencana pembangunan obyek wisata di dekat Kelok 23
"Aspek keselamatan dan kesiapan infrastruktur tetap menjadi pertimbangan utama sebelum jalan ini dibuka secara penuh," ujarnya.
Setelah uji coba selesai, Satker PJN DIY melakukan penutupan kembali ruas jalan Kelok 23 hingga pembangunan Paket Lot 17A di ujung jalan selesai dilakukan.
"Pengerjaan Paket Lot 17A berupa penurunan kelandaian, pembangunan rest area, serta pelebaran jalan menjadi empat lajur," katanya.
Menurut dia, penutupan Kelok 23 dilakukan secara terukur menggunakan perangkat pengamanan seperti Mobile Concrete Barrier (MCB), portal dan pagar pembatas hingga jalan tersebut dibuka kembali secara penuh.
"Evaluasi lanjutan melalui survei bersama dan penyusunan mitigasi terhadap berbagai aspek teknis maupun operasional akan terus dilakukan," ujarnya.
Ia menyebut penutupan sementara itu bukan berarti mengurangi manfaat dari ruas jalan tersebut, tetapi merupakan langkah kehati-hatian agar seluruh aspek keselamatan, kenyamanan dan kelancaran lalu lintas dapat dipastikan terlebih dahulu.
"Kami akan melakukan analisis dan evaluasi secara menyeluruh untuk menyiapkan skema pengoperasian yang tepat," katanya.
Satker PJN DIY juga akan melakukan penambahan rambu dan imbauan terkait larangan berjualan dan parkir di badan jalan, pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang Kretek, serta penertiban aktivitas masyarakat di sekitar ruas jalan.
"Pemasangan rambu, larangan dan imbauan nanti bentuknya permanen juga ada yang nonpermanen," katanya.
Baca juga: DPRD: JJLS Kelok 23 investasi strategis pembangunan sisi selatan DIY
Ia juga akan melakukan pengecekan kondisi drainase dan aliran air setelah melewati satu musim hujan, kebersihan lingkungan jalan, penertiban pedagang dan parkir di bahu jalan, serta edukasi kepada pengguna jalan, termasuk larangan berhenti atau turun di area struktur jalan yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas publik.
"Kami akan melakukan Audit Keselamatan Jalan (AKJ) pasca pengoperasian jalan serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satker PJN DIY sebut uji coba Kelok 23 lancar tanpa laka lantas
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026