Pemkab Bantul optimistis Kelok 23 tingkatkan sektor pariwisata
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), optimistis selesainya pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Kretek-Girijati atau Kelok 23 dapat meningkatkan sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, di Bantul, Selasa, mengatakan uji coba Kelok 23 telah dilakukan dan kemungkinan akan dibuka kembali setelah pembangunan tambahan selesai dilaksanakan dan diresmikan.
"Di proses uji coba ini hasilnya cukup mantap dan orang suka karena view-nya yang bagus," katanya.
Menurut dia, Kelok 23 menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan sekaligus membuka peluang bagi investor untuk masuk ke Bantul dan ikut mengembangkan sektor pariwisata.
"Banyak sekali (investor), tetapi kan kita tahu bahwa kawasan selatan kita ini kan Sultan Ground. Jadi ya mesti izin ke Kraton Yogyakarta," ujarnya.
Ia menyebutkan izin teknis dalam hal investasi berada di Kabupaten Bantul, sedangkan izin prinsip harus diperoleh dari Keraton Yogyakarta.
"Kalau investasi itu kan kalau izin-izin teknisnya itu ada di kabupaten. Tetapi izin prinsipnya itu ya harus diperoleh Keraton Yogyakarta," katanya.
Baca juga: Bupati Gunungkidul: Kelok 23 bisa pecah kemacetan-mudahkan wisatawan
Baca juga: Kementerian PU kaji pembangunan trase baru jalan Kelok 44 Agam
Halim juga mengingatkan bahwa kehadiran Kelok 23 menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi DIY bagian selatan, terutama sebagai akses kendaraan masyarakat.
"Tentu harus aksesibel pada seluruh kendaraan, kendaraan roda empat apalagi," ujarnya.
Ia mengimbau pengelola maupun pengendara mengutamakan keselamatan ketika Kelok 23 dibuka dan kembali beroperasi dengan mematuhi peringatan maupun rambu lalu lintas.
"Cuma yang di perempatan (Kretek) itu kan belum ada traffic light-nya, itu kan membahayakan, itu. Ya itu yang menjadi PR," katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja menambahkan pembangunan Kelok 23 secara keseluruhan dimungkinkan selesai dalam satu tahun ke depan.
"Kelok 23 ini kan nyambungnya juga masih panjang kan. Masih setahun lagi baru bisa selesai," katanya.
Namun, ia optimistis kehadiran Kelok 23 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga peluang tersebut harus ditangkap untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kelok 23 kan memang eksotis, syahdu, dan romantis. Ada titik tertentu terutama di rest area itu yang cukup menarik," ujarnya.
Menurut dia, area tersebut dapat digunakan untuk menata para pelaku UMKM agar menjajakan produknya di sana sesuai dengan regulasi yang nantinya ditentukan bersama dengan Pemda DIY.
"Jadi para pengguna jalan itu kemudian tertarik berhenti di situ dan lebih tertarik lagi karena ada ada rest area yang representatif," katanya.
Baca juga: Satker PJN DIY sebut uji coba Kelok 23 lancar tanpa laka lantas
Baca juga: Satker PJN DIY resmi uji coba JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.