"Sekolah Seru" jadi kampanye Kutai Timur untuk pupuk kecerdasan anak - ANTARA News Kalimantan Timur
Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur mengampanyekan "Sekolah Seru", yakni sekolah yang menyenangkan terutama untuk anak usia dini, sebagai langkah mencerdaskan anak seiring penerapan pola bermain sambil belajar.
Hal ini penting karena penerapan sekolah seru dapat menciptakan suasana ramah dan menyenangkan, membuat para siswa menikmati lingkungan yang ceria, belajar tidak terasa, justru akan menikmati permainan yang sesungguhnya di dalamnya ada proses belajar tersebut.
"Pemda terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan berpihak pada anak, mulai penyediaan akses pendidikan menyeluruh, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga lingkungan aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak," ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Minggu.
Lingkungan yang ramah anak tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan, tetapi juga melalui penyediaan ruang publik yang mendukung aktivitas anak dan keluarga, sehingga pihaknya telah merancang pembangunan sejumlah taman terbuka hijau di sejumlah wilayah sebagai ruang bermain yang aman bagi anak.
Ia melanjutkan, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang wajib dipenuhi, sehingga Kutim pun telah mencanangkan program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).
Upaya tersebut juga dibarengi dengan penyediaan bantuan fasilitas pendidikan bagi seluruh satuan pendidikan berupa seragam sekolah, sepatu, tas, dan buku, dengan tujuan agar tidak ada lagi anak yang terkendala bersekolah karena keterbatasan ekonomi.
Bantuan tersebut telah berjalan sejak beberapa tahun lalu, sedangkan tahun ini total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp41,2 miliar yang dibagi menjadi tiga kelompok, yakni untuk PAUD senilai Rp11,8 miliar, SD Rp15,4 miliar, dan jenjang SMP sebesar Rp13,9 miliar.
Cakupan sasaran bantuan seragam sekolah, sepatu, tas, dan buku ini adalah siswa baru baik pada sekolah negeri maupun swasta, dengan isi paket yang diberikan adalah empat setel seragam sekolah, satu buah tas, dan sepasang sepatu per siswa.
Bupati melanjutkan, pemda juga terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik terutama jenjang PAUD. Salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta yang memberikan kesempatan ratusan guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.