Tapanuli Utara (ANTARA) - Tawa ratusan anak memenuhi Gedung Serbaguna HKBP Pansur Napitu, Kecamatan Siatasbarita, Jumat (31/7). Di tangan kecil mereka tergenggam sikat gigi dan pasta gigi, sementara wajah-wajah polos itu tampak antusias mengikuti setiap arahan para dokter gigi. Bagi sebagian dari mereka, inilah pengalaman pertama mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi secara menyeluruh.

Di balik senyum yang merekah itu, tersimpan sebuah harapan besar. Yayasan Pelita Kita Bersama (PKB) percaya bahwa masa depan anak-anak tidak hanya dibangun melalui pendidikan, tetapi juga dimulai dari kesehatan yang baik, termasuk kesehatan gigi dan mulut.

Bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Tapanuli Utara, yayasan tersebut menggelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut bertema "Gigi sehat dan kuat, cegah stunting untuk generasi emas Indonesia".

Melalui kegiatan ini, ratusan pelajar dari TK Johansen Pansur Napitu, SD Negeri 174567 Pansur Napitu, SD Negeri 173117, dan SD Negeri 173125 Onan Gadu memperoleh edukasi menyikat gigi yang benar, pemeriksaan kesehatan gigi gratis, hingga paket perlengkapan kebersihan gigi.

Ketua Yayasan Pelita Kita Bersama, Jhonson Edy Simanjorang, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian agar setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat tanpa terkendala masalah kesehatan gigi yang sering kali dianggap sepele.

Menurutnya, gigi yang sehat akan membantu anak memperoleh asupan gizi yang baik, sehingga mendukung tumbuh kembang sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

Senyum anak Pasurnapitu jadi harapan baru, Yayasan Pelita Kita Bersama ajak cegah stunting lewat gigi sehat. (ANTARA/HO)

Komitmen yayasan itu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, yang hadir membuka kegiatan, mengapresiasi inisiatif Yayasan Pelita Kita Bersama dan PDGI Cabang Tapanuli Utara karena menghadirkan layanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kesehatan gigi merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Anak yang terbebas dari sakit gigi akan lebih mudah mengonsumsi makanan bergizi, belajar dengan nyaman, dan memiliki kesempatan lebih besar meraih cita-citanya.

Sebagai bentuk keseriusan meningkatkan pelayanan kesehatan dasar, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun ini juga mengalokasikan pengadaan empat unit "dental chair" yang akan ditempatkan di sejumlah puskesmas.

Melihat besarnya manfaat kegiatan tersebut, Bupati menyatakan pemerintah daerah siap terus berkolaborasi dengan Yayasan Pelita Kita Bersama, PDGI, dan berbagai pihak lainnya agar pelayanan kesehatan serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan desa.

Sebanyak 32 dokter gigi yang dipimpin drg Bunga Silalahi, diterjunkan dalam kegiatan itu untuk melayani pemeriksaan dan edukasi kepada para peserta. Kehadiran para tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar bakti sosial, melainkan wujud nyata gotong royong dalam menjaga senyum sehat anak-anak Tapanuli Utara.

Di penghujung acara, satu per satu anak pulang membawa paket perlengkapan kesehatan gigi. Namun lebih dari itu, mereka membawa pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sebuah bekal sederhana yang diharapkan menjadi langkah awal menuju generasi yang lebih sehat, bebas stunting, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.