Sport Diplomacy Indonesia-Timor Leste Resmi Ditutup, Ketum KONI Marciano: Kita Bangkit Bersama
Kamis, 17 September 2026 - 19:50 WIB
VIVA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi menutup program Sport Diplomacy antara Indonesia dan Timor Leste pada Minggu, 13 September 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara melalui olahraga sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet.
Baca Juga
Program ini diinisiasi KONI Pusat bersama Confederacao Do Desporto De Timor Leste (CDTL), lembaga olahraga nasional Timor Leste. Di Indonesia, KONI Pusat menggandeng Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) sebagai tuan rumah program International Student Inbound Mobility Program (ISIMP).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Delegasi Timor Leste yang mengikuti program tersebut berasal dari Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).
Baca Juga
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengatakan hubungan Indonesia dan Timor Leste sebagai negara bertetangga dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga.
“Alangkah indahnya, kita negara yang bertetangga membangun suatu kehidupan yang penuh keakraban, kita saling mengisi kekurangan dan mendukung pada hal positif,” kata Marciano.
Baca Juga
Menurutnya, olahraga memiliki ruang yang luas untuk membangun hubungan antarmasyarakat kedua negara. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada program pertukaran, tetapi turut memberikan dampak terhadap pembinaan atlet.
“Melalui olahraga, saya berharap, peran Indonesia dan Timor Leste, kita bisa terus meningkatkan prestasi atlet-atletnya,” sambungnya.
Marciano juga memiliki kedekatan dengan Timor Leste. Ia menceritakan pengalamannya ketika bertugas di Ainaro dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat.
Ia bahkan memilih sejumlah warga Timor Leste untuk menjadi pengemudi, ajudan, dan staf terdekat selama menjalankan tugas.
“Hati saya ini bersama mereka,” ujar Marciano.
Karena itu, ia berharap Timor Leste dapat terus berkembang, termasuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan prestasi olahraga.
“Saudara-saudara juga adalah saudara saya juga, saya ingin kita bangkit bersama. Saya ingin Timor Leste dihormati negara lain. Boleh saja kecil tapi punya kualitas sumber daya manusia yang luar biasa,” kata Marciano.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menutup rangkaian program pada 13 September 2026, Marciano menyampaikan pesan kepada delegasi Timor Leste agar hubungan yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan.
“Selamat jalan, saudara-saudaraku, sampaikan salam untuk CDTL, UNTL dan masyarakat Timor Leste,” tutupnya.
Halaman Selanjutnya
KONI Pusat dan UNDIKMA Serahkan Perlengkapan Petanque