Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat menyiapkan 424 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 92 tim teknis untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara digital di 92 desa pada bulan iini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang Widodo di Sumedang, Kamis, mengatakan persiapan teknis terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades digital dapat berjalan sesuai rencana.

"Dari 92 desa yang akan melaksanakan pemilihan, semuanya sudah mempunyai calon dan sudah mempunyai nomor urut," katanya.

Ia mengatakan setiap TPS akan dilengkapi dua layar monitor dan satu printer termal, sedangkan masing-masing desa akan didukung satu tim teknis untuk membantu mengatasi kendala selama pelaksanaan.

Selain menyiapkan perangkat, DPMD juga menjadwalkan bimbingan teknis bagi panitia Pilkades pada 12 Oktober 2026 serta pelatihan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) secara berjenjang pada 15, 19, dan 20 Oktober.

"Kita sudah menyiapkan tim teknis dan melakukan pelatihan operator desa. Untuk panitia Pilkades, bimbingan teknis akan dilaksanakan tanggal 12 Oktober," ujarnya.

Widodo mengatakan langkah tersebut dilakukan agar panitia dan petugas di TPS memahami penggunaan perangkat serta mekanisme Pilkades digital sebelum hari pemungutan suara.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta seluruh panitia, camat, perangkat daerah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan unsur terkait memanfaatkan tahapan pelatihan serta simulasi untuk mengidentifikasi persoalan sejak awal.

"Jangan persoalan baru ada ketika pemungutan. Lebih baik sekarang ditanyakan, sehingga ada solusinya," kata Dony.

Dony mengatakan Pemkab Sumedang tidak hanya mengandalkan kesiapan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkades digital.

Ia meminta seluruh unsur penyelenggara bekerja secara terkoordinasi dan saling membantu apabila menemukan kendala selama tahapan persiapan maupun pelaksanaan.

"Harus saling melengkapi, harus saling menguatkan, bukan saling melemahkan," tegasnya.

Dony menilai pengalaman Kabupaten Sumedang dalam menerapkan digitalisasi pemerintahan desa menjadi modal untuk menjalankan sistem pemilihan tersebut, termasuk penerapan E-Office Desa dan layanan administrasi berbasis digital.

"Kita siap uji coba secara keseluruhan," katanya.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memastikan Pilkades digital di 92 desa berlangsung lancar sekaligus menjadi pengalaman bagi Sumedang dalam penerapan teknologi pada penyelenggaraan demokrasi tingkat desa.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.