Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Jakarta, VIVA – Euforia Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 belum juga reda. Sejumlah suporter Garuda bahkan mulai membandingkan nilai gelar tersebut dengan trofi Piala AFF yang selama ini menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan sepak bola Asia Tenggara.

Baca Juga

Salah satu komentar yang mencuri perhatian menyebut satu trofi FIFA ASEAN Cup setara dengan empat gelar Piala AFF. Pernyataan tersebut muncul setelah Indonesia memastikan diri sebagai juara edisi perdana turnamen yang digelar di bawah naungan FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Satu trofi Piala ASEAN FIFA setara dengan empat trofi Piala AFF," tulis seorang suporter Indonesia di media sosial.

Baca Juga

Komentar tersebut tentu bukan perhitungan resmi. Perbandingan itu lebih menggambarkan euforia suporter setelah Indonesia akhirnya berhasil mengangkat trofi kejuaraan regional level senior resmi FIFA. meskipun Indonesia sendiri belum pernah juara Piala AFF sejak tahun 1996.

Indonesia Akhirnya Angkat Trofi

Baca Juga

Indonesia memang memiliki alasan kuat untuk merayakan gelar ini dengan penuh suka cita. Sebelum menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia belum pernah memenangkan Piala AFF sejak tahun 1996 sampai sekarang. Bahkan, Indonesia sempat mendapat julukan sebagai "raja runner-up" setelah enam kali mencapai final Piala AFF tetapi selalu gagal menjadi juara.

Penantian panjang itu akhirnya berakhir dengan cara dramatis. Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Ajang kejuaraan level senior asia tenggara resmi dari FIFA. 

Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit dengan skor 2-2 sebelum Indonesia keluar sebagai pemenang lewat adu penalti.

Dean James membawa Indonesia unggul lebih dulu pada menit ke-84. Gol tersebut tercipta setelah tendangan bebasnya mengenai Iklas Sanron sebelum bola masuk ke gawang Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan. Iklas Sanron membalas pada menit ke-87 dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Situasi semakin menarik setelah Thailand kehilangan Nicholas Mickelson yang mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-80. Indonesia memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi Thailand justru mampu membuat laga semakin sulit.

Halaman Selanjutnya

Pada babak tambahan, Thailand bahkan berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-110.