Terpopuler: SUV PHEV di Bawah Rp500 Juta, Suzuki e-Sky Masuk Indonesia, hingga Modus Penipuan Mobil Bekas
Jumat, 18 September 2026 - 08:15 WIB
Jakarta, VIVA – Pilihan mobil elektrifikasi dengan harga terjangkau, perkembangan model listrik Suzuki, hingga modus penipuan saat membeli mobil bekas menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.
Baca Juga
1. SUV PHEV di Bawah Rp500 Juta, Ini Daftarnya
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Chery Tiggo 8
Photo :
- CSI
Baca Juga
SUV dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV menawarkan kombinasi mesin pembakaran dan motor listrik dengan kemampuan mengisi baterai dari sumber listrik eksternal. Di Indonesia, pilihan SUV PHEV dengan harga di bawah Rp500 juta mulai menarik perhatian seiring semakin beragamnya kendaraan elektrifikasi.
Teknologi PHEV memungkinkan kendaraan digunakan dengan tenaga listrik untuk perjalanan tertentu, sementara mesin bensin tetap tersedia untuk kebutuhan jarak lebih jauh. Konsumen yang mempertimbangkan model di kelas ini juga perlu melihat kapasitas baterai, jarak tempuh dalam mode listrik, waktu pengisian, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari. Baca selengkapnya.
Baca Juga
2. Suzuki e-Sky Tercatat di Indonesia, Bakal Masuk Pasar Tanah Air
Desain Suzuki e-Sky didaftarkan di Indonesia
Photo :
- DJKI
Suzuki e-Sky menjadi salah satu model kendaraan listrik yang mulai mendapat perhatian setelah tercatat di Indonesia. Kehadiran data tersebut memunculkan indikasi bahwa Suzuki tengah menyiapkan langkah untuk memperluas pilihan kendaraan listriknya di pasar Tanah Air.
Model ini menarik untuk diperhatikan karena Suzuki selama ini memiliki sejumlah produk elektrifikasi di berbagai pasar. Jika benar dipasarkan di Indonesia, spesifikasi, harga, serta strategi Suzuki terhadap segmen mobil listrik akan menjadi faktor penting yang menentukan posisinya di tengah persaingan EV yang semakin ramai. Baca selengkapnya.
3. Waspada Modus Penipuan Segitiga Saat Beli Mobil Bekas
Mobil bekas
Photo :
- Arianti Widya
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Transaksi mobil bekas membutuhkan kehati-hatian karena calon pembeli tidak hanya perlu memeriksa kondisi kendaraan, tetapi juga memastikan pihak yang bertransaksi benar-benar pemilik atau penjual yang sah. Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penipuan segitiga, yang melibatkan lebih dari dua pihak dan dapat membuat pembeli tanpa sadar mentransfer uang kepada pihak yang salah.
Modus seperti ini biasanya memanfaatkan komunikasi dan identitas yang berbeda antara pemilik kendaraan, calon pembeli, dan pelaku. Karena itu, pembeli sebaiknya melakukan pengecekan identitas, dokumen kendaraan, kepemilikan, serta memastikan pembayaran dilakukan langsung kepada pihak yang berhak sebelum transaksi diselesaikan. Baca selengkapnya.
Mobil Dua Jantung, Bisa Jalan Pakai Listrik dan Bensin
Mobil bisa ngecas di rumah sekaligus isi bensin? SUV PHEV ini menggabungkan motor listrik dan mesin bensin, dengan jarak tempuh total diklaim lebih dari 1.000 km.
VIVA.co.id
18 September 2026