Penyisiran dilakukan dengan menyusuri area yang masih mengeluarkan asap. Setiap lokasi yang ditemukan, kemudian dibasahi dan didinginkan, guna mencegah munculnya api baru

Banda Aceh (ANTARA) - Tim gabungan kembali bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (31/8)

Sekitar 50 personel terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Pemerintah Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia, personel Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), serta masyarakat terlibat melanjutkan penyisiran untuk menemukan sumber asap, sekaligus memastikan bara di bawah permukaan tidak kembali memicu kebakaran.

“Penyisiran dilakukan dengan menyusuri area yang masih mengeluarkan asap. Setiap lokasi yang ditemukan, kemudian dibasahi dan didinginkan, guna mencegah munculnya api baru,” kata Koordinator Lapangan Danramil 09/Trumon Tengah Kapten Inf Faisal Kurniawan dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Senin.

Saat ini pihaknya masih fokus pada titik-titik asap yang masih muncul dan berpotensi menimbulkan bara kembali.

Baca juga: BPBA: Aceh tidak termasuk dalam daerah berisiko tinggi karhutla

Diakuinya jarak menuju lokasi cukup jauh, medan sulit dilalui, sementara ketersediaan sumber air terbatas. Kondisi tersebut juga membuat personel harus bekerja secara bertahap untuk menjangkau area yang masih berasap.

Menurutnya, proses pendinginan menjadi salah satu langkah penting karena asap yang terlihat belum tentu menunjukkan api berada di permukaan. Bara dapat bertahan di dalam lapisan lahan, sehingga pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.

Ia menambahkan keselamatan personel juga menjadi perhatian selama operasi berlangsung, dimana setiap pergerakan disesuaikan dengan kondisi medan dan situasi di lokasi.

Baca juga: BPBD: Karhutla di Aceh Barat mencapai 12,5 hektare

“Kita harus memastikan setiap titik yang ditangani benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang dapat kembali memicu kebakaran. Keselamatan personel juga tetap menjadi perhatian utama selama berada di lapangan,” ucapnya.

Kolaborasi lintas unsur menjadi kekuatan penting dalam mengendalikan karhutla di Gampong Drien, mengingat kondisi medan dan keterbatasan air membuat proses di lapangan membutuhkan waktu serta kewaspadaan.

Tim gabungan akan terus memantau kawasan tersebut dan melakukan tindakan apabila masih ditemukan asap maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Pembakaran lahan tanpa pengawasan maupun membuang benda yang masih menyimpan bara, termasuk puntung rokok, dapat menjadi pemicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Baca juga: BPBD: Karhutla meluas di tiga kecamatan di Aceh Barat

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.