Madina (ANTARA) - Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution bersama jajaran pengurus menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Pengurus serta Kader PKK se-Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Grand Aston, Medan.

Kegiatan strategis yang dibuka oleh Ketua TP PKK Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution tersebut digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026.

Dalam kegiatan itu, Ny. Yupri Astuti didampingi Staf Ahli TP PKK Yusfan, Sekretaris Apriliana, Ketua Bidang I Azmi Rahayu, Ketua Pokja II Asnawati, Ketua Bidang III Eldesna Idawati, serta Ketua Bidang IV Fransiska Lubis.

Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam sambutannya berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan narasumber secara maksimal.

“Harapan terlaksananya Bimtek ini, ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat diserap sebanyak-banyaknya oleh seluruh peserta,” ujarnya saat membuka kegiatan pada Selasa (21/7) malam.

Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkaya wawasan, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di daerah masing-masing.

Pada kesempatan itu, Kahiyang juga memperkenalkan layanan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA), sebuah aplikasi digital yang dirancang untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem tanpa kertas (paperless) bagi seluruh pengurus PKK mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah berbagi pengetahuan kepada peserta kegiatan.

Sementara itu, narasumber dari Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Terpadu, Nitta Rosalin, memaparkan materi terkait Gerakan PKK, tugas dan fungsi PKK, serta mekanisme kelembagaan.

Ia menjelaskan bahwa PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki jangkauan luas hingga ke tingkat keluarga sejak dibentuk pada 1967.

“Saat ini terdapat 91.600 lembaga TP PKK, 2,079 juta kelompok PKK, dan 6,364 juta kader PKK,” katanya.

Kehadiran Ketua dan jajaran pengurus TP PKK Madina dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan serta optimalisasi program dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga di daerah yang dikenal sebagai Bumi Gordang Sambilan.

Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.