UNRAM gelar literasi keuangan guru madrasah di Lombok Tengah
Mataram (ANTARA) - Workshop Literasi Keuangan di Lombok Tengah Dorong Guru Menjadi Agen Perubahan dalam Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Komunitas
Ketika pendidikan berbicara tentang masa depan, kemampuan mengelola sumber daya menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan. Universitas Mataram (UNRAM) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat menghadirkan program strategis bertajuk “Membangun Fondasi Keuangan yang Kokoh: Workshop Literasi Keuangan untuk Guru Madrasah Nurul Haq, Lombok Tengah” sebagai upaya memperkuat kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.
Program ini berangkat dari kesadaran bahwa guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga figur teladan dalam membentuk perilaku generasi muda. Namun, berbagai tantangan seperti keterbatasan pemahaman pengelolaan keuangan pribadi, minimnya perencanaan keuangan jangka panjang, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi keuangan masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 11 Juni 2025 ini melibatkan 20 guru Madrasah Nurul Haq. Workshop dirancang secara interaktif melalui sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, penyusunan rencana keuangan pribadi dan keluarga, pengenalan aplikasi myIFPE Syariah, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga perubahan perilaku. Para guru dilatih memahami dasar pengelolaan keuangan, menyusun anggaran rumah tangga, mengelola arus kas, mempersiapkan dana darurat, serta mengenal instrumen keuangan yang relevan dan aman.
Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang signifikan. Evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi keuangan peserta sekitar 50 persen setelah mengikuti workshop. Peserta juga menyampaikan bahwa materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan sehari-hari dan dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun keluarga.
Salah satu aspek inovatif dalam program ini adalah integrasi teknologi digital. Tim pengabdian memperkenalkan aplikasi myIFPE Syariah sebagai alat bantu pencatatan keuangan. Bagi peserta yang mengalami kendala digital, tim menyediakan alternatif spreadsheet sederhana agar seluruh guru tetap mampu mempraktikkan pencatatan keuangan secara mandiri.
Dalam perspektif pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini memiliki kontribusi penting terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas pendidik sebagai agen pembelajaran yang memiliki kompetensi tambahan di bidang literasi finansial.
Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) karena literasi keuangan merupakan salah satu fondasi peningkatan kesejahteraan individu dan keluarga. Guru yang memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik dapat membangun ketahanan ekonomi rumah tangga dan menjadi contoh praktik finansial sehat di lingkungan masyarakat.
Program ini juga berkaitan dengan SDG 10 (Reduced Inequalities) karena memperluas akses pengetahuan keuangan kepada kelompok masyarakat berpendidikan yang berada di tingkat komunitas lokal. Melalui peningkatan kapasitas guru, pengetahuan tersebut berpotensi menyebar kepada siswa, keluarga, dan masyarakat sekitar madrasah.
Lebih jauh, kegiatan ini mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan teknis juga memperkuat implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui pengalaman belajar berbasis masyarakat.
Dari perspektif universitas berdampak, program ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak berhenti pada menghasilkan pengetahuan, tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut hadir sebagai solusi nyata. Literasi keuangan guru menjadi investasi sosial yang dapat memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kontribusi Program terhadap SDGs
|
SDGs |
Keterkaitan |
Kontribusi Program |
|
SDG 4 – Quality Education |
Penguatan kapasitas guru |
Guru memperoleh kompetensi literasi keuangan untuk mendukung pembelajaran dan menjadi teladan. |
|
SDG 8 – Decent Work and Economic Growth |
Ketahanan ekonomi individu dan keluarga |
Peningkatan kemampuan perencanaan dan pengelolaan keuangan. |
|
SDG 10 – Reduced Inequalities |
Pemerataan akses pengetahuan |
Literasi finansial diperluas melalui komunitas madrasah. |
|
SDG 17 – Partnerships for the Goals |
Kolaborasi multipihak |
Sinergi UNRAM, mahasiswa, madrasah, dan masyarakat. |
Catatan Editorial
Tulisan ini dikembangkan dalam gaya berita dampak perguruan tinggi (higher education impact story) dengan menonjolkan perubahan, kontribusi sosial, keberlanjutan, dan keterkaitan dengan agenda SDGs.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026