Nabire (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley mengajak masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih untuk menghargai jasa pahlawan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Para pendahulu kita telah berjuang untuk kemerdekaan ini dengan luar biasa sehingga kita bisa hidup seperti sekarang. Mari hargai apa yang mereka perjuangkan dengan kibarkan bendera merah putih di rumah, di kantor dan di mana pun," kata Deinas di Nabire, Sabtu.

Deinas mengatakan perjuangan para pahlawan perlu menjadi bahan renungan bagi generasi saat ini agar memahami nilai kemerdekaan dan mengisinya dengan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut dia, memasuki usia kemerdekaan ke-81, masyarakat Papua Tengah perlu mengevaluasi berbagai hal yang telah dikerjakan sekaligus menyiapkan langkah untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa.

"Kalau saja mereka tidak berjuang, bagaimana dengan nasib kita saat ini? Mari kita renungkan dan menghargai serta menghormati jasa-jasa mereka," ujarnya.

Deinas secara khusus meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengibarkan Merah Putih di rumah pribadi maupun tempat tinggal sebagai contoh bagi masyarakat.

"Kita adalah warga negara Indonesia dan telah merdeka. Karena itu, kita wajib memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sebagai bukti bahwa Papua Tengah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten, badan usaha milik daerah (BUMD), dan seluruh lapisan masyarakat mengajak warga di lingkungan masing-masing untuk mengibarkan Merah Putih.

Deinas bahkan meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengecekan pengibaran bendera di wilayah Nabire sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Papua Tengah Alanthino Wiay mengatakan rangkaian peringatan HUT RI diarahkan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendekatkan pelayanan pemerintah.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak awal Agustus hingga puncak peringatan pada 17 Agustus 2026, dengan melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, BUMN, BUMD, pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum.
 

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.