Bogor (ANTARA) - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memperkenalkan tentang ilmu pemerintahan di hadapan para siswa-siswi kelas VI Sekolah Bogor Raya (SBR), Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif itu memaparkan tentang tugas dan fungsi pemerintah kepada para siswa-siswi seperti peran kepala negara, kepala daerah di tingkat provinsi, hingga tingkat daerah, seperti wali kota dan wakil wali kota.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, ada beberapa tugas pemerintahan. Terutama urusan Pemerintahan Kota Bogor yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat,” katanya.

Dengan gayanya yang khas, Wakil Wali Kota Bogor itu memperkenalkan pengetahuan pelayanan publik bahwa urusan pelayanan masyarakat yang paling utama ada pada sektor kesehatan, persampahan, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta kemacetan.

Pada sektor kesehatan, Jenal Mutaqin menjelaskan tentang program layanan kesehatan dan jaminan kesehatan melalui BPJS. Juga pelayanan kesehatan yang ada di enam kecamatan di Kota Bogor.

Lalu soal persampahan, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa Kota Bogor saat ini sedang menggarap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Ditambah komitmen kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kalian siap untuk tidak membuang sampah sembarangan? Dan siap memberitahukan ke orang tua kalian untuk tidak buang sampah sembarangan?” tanya Jenal Mutaqin kepada para siswa.

Jenal Mutaqin melanjutkan, urusan berikutnya adalah tentang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sering kali melakukan operasi ketertiban umum.

Seperti penertiban pengamen jalanan, pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan, serta penjagaan di fasilitas umum. 

“Semata hal itu untuk memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Sekolah Dasar SBR, Octavianus Muljadi, menjelaskan bahwa pengetahuan tentang pemerintahan ini menjadi bekal penting bagi para siswa kelak.

“Bahkan di kelas enam ini mereka harus mencari solusi dan melakukan riset tentang permasalahan yang ada, terutama di Kota Bogor. Jadi mereka sangat fokus dan antusias,” katanya.

Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.