Wapres Gibran ke pemda soal pemulihan Sumut: Jangan tunggu viral - ANTARA News Bangka Belitung
Sibolga (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong penguatan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara.
Gibran menyampaikan arahan tersebut saat meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat.
"Pejabat daerah adalah ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Turun langsung ke lapangan, cek apa yang masih kurang, cek kondisi warga," kata Gibran.
Ia meminta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) memastikan berbagai kebutuhan dan kendala masyarakat selama masa transisi ditangani langsung di lapangan.
Kebutuhan tersebut mencakup kebutuhan dasar dan hunian, akses dan layanan publik, hingga pemulihan aktivitas serta mata pencaharian masyarakat.
Menurut dia, setiap persoalan perlu segera diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan penyelesaian.
"Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama. Jika ada kendala lapangan segera identifikasi dan kolaborasi untuk cari solusi. Jangan ada sekat birokrasi," katanya.
"Setiap persoalan harus jelas siapa yang tangani dan kapan target selesai. Jangan tunggu viral," tambahnya.
Gibran menegaskan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan secara aman, produktif, dan mandiri.
Kunjungan Gibran ke Sumatera Utara tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor serta memastikan berbagai kendala pada masa transisi dapat segera ditangani.
Data ANTARA menyebutkan, pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara masih berlangsung.
Di Kota Sibolga, sebanyak 40 unit hunian tetap di Kelurahan Aek Parombunan telah selesai dibangun dan ditempati warga, sementara sejumlah unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Di Tapanuli Tengah, pemerintah masih melakukan pemulihan sejumlah fasilitas dan infrastruktur, termasuk fasilitas pendidikan serta infrastruktur pengendali bencana.
Pewarta: Fathur Rochman/Prisca Triferna Violleta
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.