Alwi Farhan sumbang poin pertama bagi beregu putra Indonesia
Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia mencetak satu poin kemenangan pada babak final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026, melalui aksi tunggal putra Alwi Farhan yang tampil pada partai ketiga.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis, Alwi menyumbang poin setelah mengalahkan tunggal putra China Li Shifeng dalam rubber game 23-21, 15-21, 21-16.
"Sebagai pemain yang diturunkan, saya harus tanggung jawab dan menunjukkan respons positif. Apa pun keadaannya, apa pun hasilnya, saya tetap terima lapang dada," ungkap Alwi yang ditemui selepas pertandingan.
Keberhasilan tersebut membuka peluang dan semangat baru bagi Skuad Garuda yang menghadapi lawan berat pada babak final bulu tangkis beregu putra.
Baca juga: Jonatan kembali gagal sumbang poin pembuka baregu putra bulu tangkis
Dari dua partai yang dimainkan sebelumnya, Indonesia belum meraih kemenangan, setelah Jonatan Christie yang diturunkan pada partai tunggal putra, dikalahkan dua gim langsung dari Shi Yuqi, dengan skor akhir 13-21, 18-21.
Sedangkan pada partai ganda putra, duo Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga ditundukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang setelah berjuang dalam rubber game 20-22, 21-19, 14-21.
Alwi berharap melalui kemenangannya pada partai ketiga tersebut, bisa menjadi pemicu semangat agar tidak mudah menyerah dan berputus asa demi menaikkan Merah Putih di podium tertinggi.
"Saya berharap teman-teman dan senior saya bisa menunjukkan fighting spirit yang maksimal, karena apa pun caranya ketika kita sudah berjuang harus keluar lapangan dengan kepala yang tegak," kata Alwi.
Saat ini pada partai keempat dimainkan nomor ganda putra. Indonesia menurunkan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, untuk menghadapi He Ji Ting/Liu Yi dari China.
Baca juga: Beregu putra Indonesia masih gagal cetak poin hingga partai kedua
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.