Jambi (ANTARA) - Atlet petanque asal Jambi, Topan Satria, mendapat panggilan untuk mengikuti seleksi Training Camp Tim Nasional Indonesia dalam rangka persiapan Kejuaraan Dunia Petanque Championship World Cup 2026 di Thailand.

"Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat resmi Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) bahwa Topan terpilih berdasarkan hasil evaluasi Binpres PB FOPI," kata Ketum Pengprov FOPI Jambi Prof Sukendro, di Jambi Kamis.

World Cup Petanque Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 - 26 November 2026 di Khon Kaen University, Khon Kaen Province, Thailand.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum PB FOPI Prof. Dr. Nurhasan disebutkan bahwa training camp seleksi atlet nasional akan dilaksanakan pada 21 - 26 September 2026.

Lokasi Training Camp dipusatkan di lapangan petanque di Perumahan Menganti, Jl. Timun Mas Satelit Indah No. Block C, RT.31/RW.06, Palemwatu, Sidojangkung, Kec. Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Atlet yang lolos seleksi pada training camp tersebut akan langsung mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) hingga pemulangan kontingen setelah kejuaraan pada 28 November 2026.

Sementara atlet yang tidak lolos akan dipulangkan setelah Training Camp selesai.

PB FOPI meminta para atlet yang dipanggil sudah berada di lokasi pada 21 September 2026 dengan membawa dokumen paspor, perlengkapan berlatih dan bertanding, serta kelengkapan pribadi lainnya.

"Untuk hal teknis, PB FOPI menunjuk Yogiswara Anugrah Pamungkas sebagai contact person mengurus pelaksanaan seleksi nanti," kata Prof Sukendro.

Pemanggilan Topan Satria peraih medali perak SEA Games lalu dan emas PON di Aceh-Sumut menjadi peluang bagi Jambi untuk kembali mengirimkan atletnya ke level dunia dan mengharumkan nama Indonesia di ajang World Cup Petanque Championship 2026.

Pewarta: Rilis
Editor : Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.