Shalahuddin komitmen ASN Barito Utara bebas dari narkotika
Shalahuddin komitmen ASN Barito Utara bebas dari narkotika
Kamis, 17 September 2026 16:11 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin foto bersama usai pembukaan kegiatan Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine bagi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (17/9/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun aparatur sipil negara (ASN) yang sehat, produktif, profesional, berintegritas dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Sebagai aparatur pemerintah, kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. ASN bukan hanya dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam perilaku, disiplin, integritas dan kepatuhan terhadap aturan,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.
Hal tersebut disampaikan Shalahuddin memberikan sambutan pada acara Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine bagi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang Muara Teweh.
Menurut Bupati, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan persoalan serius yang dapat merusak kehidupan individu, keluarga dan lingkungan kerja, sekaligus berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan deteksi dini melalui tes urine tidak semata-mata dipandang sebagai pemeriksaan atau bentuk pengawasan terhadap ASN. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan, perlindungan dan pembinaan untuk menciptakan lingkungan kerja pemerintahan yang sehat, bersih, aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Saya berharap seluruh ASN dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesadaran, keterbukaan dan rasa tanggung jawab. Kita ingin membangun pemerintahan yang tidak hanya kuat dari sisi program dan kinerja, tetapi juga kuat dari sisi karakter dan integritas aparatur,” ujarnya.
Shalahuddin menegaskan, seluruh ASN harus memiliki komitmen kuat untuk menjauhi narkotika dan segala bentuk penyalahgunaannya.
“Jangan pernah mencoba, jangan pernah terlibat dan jangan pernah memberikan ruang bagi peredaran narkotika di lingkungan kita,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, terbuka dan kondusif. Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika harus menjadi perhatian bersama di lingkungan pemerintahan.
Baca juga: BNN Kalteng dan Pemkab Barito Utara perkuat pencegahan narkoba
Bupati mengajak seluruh ASN menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Upaya tersebut, katanya, bukan hanya menjadi tugas BNN, kepolisian, pemerintah daerah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen.
“Pencegahan bukan hanya tugas BNN, kepolisian, pemerintah daerah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang semakin baik membutuhkan dukungan ASN yang sehat, profesional, disiplin dan berintegritas.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.