Banyak Anak Papua Terima Beasiswa, Program Keberlanjutan usai Lulus Jadi Sorotan
Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:51 WIB
Jakarta, VIVA – Salah satu penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) afirmasi orang asli Papua (OAP), Yunasila Silviane Yobee, mengatakan dalam beberapa tahun terakhir makin banyak anak-anak muda Papua yang menerima beasiswa dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lewat dana otonomi khusus bidang pendidikan.
Baca Juga
Hal itu menunjukkan tren positif karena mulai ada keterbukaan informasi terkait kesempatan meraih beasiswa bagi anak-anak Papua yang ingin melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya apresiasi ya, karena makin banyak orang asli Papua yang mendapat kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa dari pemerintah," kata Yuna dalam diskusi di Jakarta dikutip Rabu (14/10/2026).
Baca Juga
Yuna sendiri berasal dari Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Dia mendapatkan beasiswa LPDP afirmasi orang Papua dan baru saja menyelesaikan studi Strata 2 di Boston University, Amerika Serikat.
Saat ini, Yuna telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga
Masalah Pendidikan memang harus menjadi perhatian khusus pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Papua. Banyak anak Papua, menurut Yuna, yang ingin melanjutkan studi di sekolah menengah maupun Pendidikan tinggi namun mengalami keterbatasan biaya.
Pihak pemerintah daerah sendiri, sudah memiliki inisiatif untuk menggratiskan pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah. Bahkan di Papua Tengah, selain beasiswa, ada program kepada anak-anak Papua untuk belajar Bahasa Inggris di Bali.
"Ini kita apresiasi. Tapi saya berharap keterbukan informasi tentang fasilitas beasiswa Pendidikan untuk anak-anak Papua terus disosialisasikan secara massif supaya jumlah penerima manfaat makin banyak," ungkapnya.
Satu hal yang menjadi concern Yuna, adalah program keberlanjutan dari pemberian beasiswa kepada anak-anak muda Papua. Apalagi yang menerima beasiswa dari dana Otsus Papua bidang pendidikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Yuna, tidak sedikit, anak muda Papua penerima beasiswa Otsus, mengalami dilema setelah menyelesaikan studi baik di dalam maupun di luar negeri. Apalagi tidak semua lulusan penerima beasiswa bisa ditampung sebagai ASN.
"Di satu sisi sudah mendapat kesempatan sekolah tinggi. Tetapi saat kembali ke Papua, mereka mengalami kesulitan mengaplikasikan ilmu karena terkendala biaya untuk usaha," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Jadi para lulusan beasiswa Otsus Papua itu menghadapi tuntutan dari keluarga dan masyarakat lingkungannya karena sudah sekolah sampai ke luar daerah dan luar negeri dan menikmati fasilitas Dana Otsus.