Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Jakarta, VIVA – BYD tengah mengkaji peluang menghadirkan Atto 2 ke pasar Indonesia. Mobil listrik di segmen SUV kompak tersebut diupayakan bisa masuk ke Tanah Air dengan membawa teknologi baterai Blade generasi kedua dan sistem pengisian daya terbaru.

Baca Juga

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan bahwa Atto 2 mendapat respons positif. Namun, perusahaan masih melakukan riset lebih lanjut untuk melihat potensi pasar model tersebut di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atto 2 menjadi salah satu produk yang dibahas dalam sesi tanya jawab bersama media. BYD menyebut model ini merupakan salah satu produk dalam jajaran kendaraannya yang ditujukan untuk segmen SUV kompak.

Baca Juga

“Kami melakukan riset dan penelitian yang lebih dalam mengenai pasar saat ini. Kami ingin ini menjadi sesuatu yang menjadi solusi untuk segmen SUV kompak,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/10/2026)

Selain mengkaji potensi pasarnya, pihaknya juga mengupayakan agar BYD Atto 2 bisa segera diperkenalkan di Indonesia. Model ini direncanakan menggunakan baterai Blade generasi kedua serta teknologi pengisian daya terbaru.

Baca Juga

“Kami usahakan sesegera mungkin untuk bisa masuk ke Indonesia dengan dilengkapi dengan second generation Blade Battery dan plus charging,” demikian pernyataan dalam sesi tanya jawab tersebut.

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai waktu peluncuran Atto 2 di Indonesia. BYD juga belum mengumumkan harga maupun spesifikasi lengkap model yang akan dipasarkan di Tanah Air.

BYD Siapkan Teknologi Baterai Baru

Dalam kesempatan yang sama, BYD menjelaskan rencana penerapan baterai Blade generasi kedua pada sejumlah modelnya. Perusahaan berharap teknologi tersebut dapat digunakan lebih luas pada jajaran kendaraan listrik BYD.

Salah satu model yang disebut dalam sesi tersebut adalah BYD M6 EV. Perusahaan menyampaikan bahwa model tersebut telah dipersiapkan menggunakan baterai generasi kedua dan masih memerlukan pembaruan perangkat lunak sebelum pengumuman lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah M6 EV, pabrikan asal China itu juga menyebut Atto 2 sebagai salah satu model yang diharapkan menggunakan teknologi baterai terbaru tersebut.

Perusahaan belum merinci apakah teknologi yang sama akan diterapkan pada seluruh model BYD yang sudah beredar di Indonesia. Penerapannya disebut akan dilakukan secara bertahap.

Halaman Selanjutnya

BYD sebelumnya memperkenalkan baterai generasi kedua dan teknologi flash charging pada Maret 2026. Perusahaan juga menyampaikan rencana pengembangan jaringan pengisian daya di China, termasuk di jalan tol dan lokasi pengisian daya publik.