Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Jakarta, VIVA – Gangguan listrik yang menyebabkan blackout di Batam dan berdampak pada pelayanan masyarakat menjadi perhatian pemerintah. PT PLN (Persero) mengungkapkan, pemadaman tersebut dipicu gangguan pada salah satu transformator. Namun, penyebab pasti gangguan masih ditelusuri.

Baca Juga

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengatakan gangguan peralatan menjadi penyebab awal pemadaman listrik yang terjadi di Batam. PLN masih melakukan penelusuran untuk mengetahui persoalan tersebut secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedang kami telusuri secara seksama dan kita tidak menutup kemungkinan berbagai alasan, mana yang harus kita improve," kata Suroso saat memberikan keterangan kepada awak media.

Baca Juga

Ia menjelaskan, gangguan pada salah satu transformator menyebabkan pelayanan listrik kepada masyarakat terganggu. Kejadian tersebut sekaligus menjadi perhatian PLN untuk mengevaluasi keandalan peralatan dan sistem perawatan pembangkit maupun jaringan kelistrikan.

Suroso memastikan bahwa pasokan batu bara untuk pembangkit dalam kondisi aman. Dengan demikian, berdasarkan keterangan awal PLN, blackout di Batam bukan disebabkan oleh persoalan pasokan batu bara, melainkan gangguan peralatan yang masih dalam proses penelusuran.

Baca Juga

PLN Sebut Blackout Batam Dipicu Gangguan Transformator

Suroso menjelaskan, pertumbuhan ekonomi yang baik turut mendorong peningkatan kebutuhan listrik. Lonjakan permintaan atau demand tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian, tetapi perlu diimbangi dengan peningkatan keandalan sistem kelistrikan.

Menurut dia, PLN menyadari masih terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki, termasuk pemeliharaan peralatan di Batam.

Gangguan pada salah satu transformator menjadi salah satu persoalan yang sedang dievaluasi. Transformator merupakan peralatan penting dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi mengubah tingkat tegangan agar listrik dapat disalurkan sesuai kebutuhan sistem.

Ketika peralatan tersebut mengalami gangguan, penyaluran listrik dapat terganggu dan berdampak pada pelanggan yang dilayani sistem terkait. Namun, PLN belum memaparkan secara terperinci kerusakan atau gangguan teknis yang terjadi pada transformator di Batam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan serta menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Suroso juga meminta dukungan agar PLN dapat meninjau kembali sistem pemeliharaan peralatan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik seiring meningkatnya kebutuhan energi, termasuk di Batam.

Halaman Selanjutnya

PLN Pastikan Listrik Batam Pulih 100 Persen