Danantara percepat transformasi sampah jadi energi lewat DPT baru - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - PT Danantara Investment Management (DIM), melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), kembali membuka registrasi daftar penyedia terseleksi (DPT) guna mempercepat transformasi pengelolaan sampah menjadi energi dengan menjaring mitra strategis nasional maupun internasional.
Direktur Investasi Danantara DIM, sekaligus CEO Denera, Fadli Rahman mengatakan perluasan DPT merupakan bagian dari komitmen Danantara dalam membangun ekosistem mitra yang kuat dan kompetitif untuk mendukung transformasi pengelolaan sampah Indonesia dalam jangka panjang.
"Tantangan pengelolaan sampah di Indonesia tidak dapat diselesaikan hanya melalui proyek-proyek individual. Dibutuhkan ekosistem mitra yang kredibel, memiliki teknologi, kapasitas pendanaan, kapabilitas operasional, serta komitmen jangka panjang untuk mengeksekusi proyek dalam skala besar," kata Fadli dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Pengembangan proyek waste-to-energy (WtE) di Indonesia memasuki fase berikutnya seiring dengan dibukanya kembali pendaftaran DPT oleh DIM, melalui anak usahanya Denera.
"Registrasi DPT ini merupakan proses prakualifikasi dalam program WtE atau pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Danantara," ujarnya.
Seiring dengan percepatan upaya Indonesia dalam mengatasi tantangan pengelolaan sampah perkotaan sekaligus membangun bauran energi yang lebih bersih, Denera hadir sebagai perusahaan pengelolaan sampah terpadu yang dibentuk oleh DIM untuk memimpin pengembangan dan implementasi proyek PSEL di seluruh Indonesia.
Inisiatif itu dilandasi oleh Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, yang menjadi landasan regulasi dalam percepatan pembangunan proyek PSEL melalui penerapan teknologi yang ramah lingkungan.
Registrasi DPT itu melanjutkan momentum positif yang dibangun melalui dua putaran prakualifikasi sebelumnya, yang berhasil menarik partisipasi perusahaan dari tujuh negara dan menunjukkan tingginya minat internasional terhadap sektor WtE di Indonesia.
DIM dan Denera mengundang perusahaan maupun anggota konsorsium yang memiliki kapabilitas dan rekam jejak dalam pengembangan proyek PSEL, engineering, procurement and construction (EPC), penyediaan teknologi, operations and maintenance (O&M), pembiayaan proyek, serta layanan infrastruktur terkait lainnya untuk mengikuti proses seleksi ini.
Program itu bertujuan menjaring mitra yang memiliki keahlian teknis, kapasitas pendanaan, dan komitmen jangka panjang yang diperlukan untuk merealisasikan proyek-proyek PSEL dalam skala besar guna mendukung transformasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta transisi energi bersih di Indonesia.
Melalui registrasi DPT, lanjut Fadli, pihaknya memperluas ekosistem tersebut sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha nasional maupun internasional untuk membawa pengalaman dan kapabilitas terbaik mereka ke dalam program PSEL Indonesia.
"Prioritas kami tetap sama kemitraan yang kuat, kapabilitas yang telah terbukti, dan eksekusi yang menghasilkan dampak nyata di lapangan," tegas Fadli.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) ditunjuk sebagai registration and verification agent untuk pelaksanaan registrasi DPT.
Pihak yang berminat diharapkan menghubungi IIF melalui alamat email resmi pendaftaran DPT di [email protected].
IIF akan memberikan registration pack serta panduan mengenai proses registrasi DPT, termasuk persyaratan expression of interest (EOI), dokumen pendukung yang wajib disampaikan, tata cara penyampaian dokumen, jadwal pelaksanaan, serta akses ke virtual data room.
Pewarta: Muhammad Harianto
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.